FORUM LLAJ KABUPATEN LOMBOK BARAT HADIR DALAM MUSRENBANG KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2017

Agenda Rapat: Musrenbang Kabupaten Lombok Barat Dalam Rangka Penyusuna RKPD 2018

Hari                 : Senin - Selasa

Tanggal           : 6 – 7 Maret 2017

Waktu             : 09.00 - selesai

Tempat            : Ballroom Hotel Aruna Senggigi

Peserta Rapat  : Absensi Terlampir

 

  1. Agenda pada hari pertama pada Musrenbang Kabupaten Lombok Barat ini, dibuka dengan pembacaan laporan Ketua Tim Penyelenggara Musrenbang RKPD Kabupaten Lombok Barat.
  2. Kepala BAPPEDA Provinsi NTB memberikan sambutan pada Musrenbang kali ini. Beliau mereview potret Nusa Tenggara Barat dalam beberapa indikator ekonomi. Hal apa saja yang telah dan belum tercapai sesuai target. Review ini lebih terfokuskan pada masalah yang paling krusial yaitu kemiskinan. NTB telah berhasil dalam implementasi MDGs menuju pencapaian SDGs. Beliau memaparkan pada tahun 2016 telah terjadi penurunan persentasi untuk masalah kemiskinan, dari 23,61% menjadi 15,02%. Beliau juga mengaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang kepala daerah, dapat tercermin dari kesejahteraan masyarakatnya. Dalam penyusunan RKPD 2018, ada 2 hal penting antara lain:
  • Prinsip penyusunan Money Follow Program yaitu penyusunan anggaran mengikuti program prioritas.
  • Fokus terhadap penyusunan program prioritas dan memfokuskan pada masalah kemiskinan.

Selain terfokuskan pada kemiskinan,beliau juga memaparkan 2 hal lain yang wajib diusahakan, yaitu: pengangguran dan pertumbuhan ekonomi.

  1. Bupati Kabupaten Lombok Barat memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi Musrenbang RKPD Kabupaten Lombok Barat. Beliau mengarahkan untuk musrenmbang kali ini merupakan rangkuman perencanaan dari forum SKPD yang telah dilakukan secara internal. Beliau juga menyampaikan beberapa target RPJMD yang telah dicapai sekitar 80% dan 20% target tersebut belum tercapai. Target yang ingin dicapai adalah sebagai berikut:
  • Penurunan angka kemiskinan dari 17,38% menuju target sebesar 15,38% bahkan dapat diharap lebih.
  • Mengentas rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Lombok Barat sebesar 12,66%. Diharapkan masyarakat dapat bersekolah hingga D3 bahkan lebih baik lagi sampai sarjana.
  • Beliau mengharapkan kepada Dinas Perhubungan untuk dapat membantu masyarkat dalam hal moda transportasi. Sehingga, masyarakat dipermudah untuk bepergian dari tempat asal menuju ke tempat tujuan.
  • Dinas Lingkungan Hidup diharapkan untuk memperhatikan kualitas air sungai sebagai program yang harus diselesaikan.
  • Pemantapan jalan. Banyak jalan yang rusak dan butuh perhatian. Sehingga pada saat ini tidka hanya dituntut untuk membangun jalan sesuai target saja, tetap pemeliharaanya juga.
  • Target yag perlu dibenahi yang terakhir berkaitan dengan investasi. Banyak investor yang mengeluhkan sulitnya melakukan investasi di Kabupaten Lombok Barat. Harapannya, masalah seperti ini dapat diselesaikan dengan baik.
  1. Talkshow penerima manfaat program penanggulangan kemiskinan. Pada talkshow ini, diundang Ibu Mainah, Ibu Fatmawati, dan Ibu Suryani sebagai perwakilan dari UKM yang telah berhasil mengajak orang lain untuk mengentas kemiskinan.
  2. Wakil ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat memaparkan tentang integrasi pokok-pokok pikiran dan hasil Reses DPRD. Beliau menyampaikan proses penyusunan RKPD th 2008 dilakukan dengan beberapa pendekatan, yaitu: Teknokratik; partisipatif; bottom up dam bottom down; politis. Beliau juga menyapikan kaitannya dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Lombok Barat, yaitu: pertanian; mutu layanan dasar; pemantapan infrastruktur daerah.
  3. Kepala Bappeda kabupaten Lombok Barat memaparkan tentang 28 indikator utama yang memenuhi target dan 7 indikator yang tidak mencapai target.
  4. Kepala Dinas Sosial menyampaikan pemaparan yang kaitannya dengan efektifitas penanggulanan kemiskinan di Kabupaten Lombok Barat. Pada musrenbang ini, beliau menyampaikan program-program untuk kegiatan penanggulangan kemiskinan, antara lain:
  • Program Keluarga harapan (PKH)
  • Kube fakir miskin
  • Rastra (beras sejahtera)
  • Rehabilitasi rumah tidak layak huni.
  1. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat memaparkan tentang pengolahan pasca panen dalam pengentasan kemiskinan. Beliau meenyampaikan tentang bagaimana kondisi lahan pertanian di Kabupaten Lombok Barat yang berdekatan dengan perbatasan Kota Mataram atau yang berlokasi dekat dengan permukiman warga terancam beralih fungsi. Serta, belum adanya Perda di Kabupaten Lombok Barat yang mengatur tentang LP2B. Isu strategis yang ada antara lain:
  • Pola pangan tunggal (beras)
  • Alih fungsi lahan pertanian
  • Produksi provitas dan nilai tambahan rendah
  • Sarana produksi masih terbatas
  • Kualitas SDM rendah
  • Kelembagaan petani belum optimal.
  1. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Kabupaten Lombok Barat menjelaskan tentang dukungan home industry dan industri kecil dalam pengentasan kemiskinan.
  2. Pada sidang klinis, masing-masing SKPD membacakan program prioritas untuk tahun 2018 yang telah disepakati oleh masing-masing kecamatan dari forum SKPD sebelumnya. Brikut adalah rekap untuk program prioritas per kecamatan untuk hasilMusrenbang Kabupaten Lombok Barat Dalam Rangka Penyusunan RKPD 2018 Oleh PU Binamarga.
  3. Pada hari ke-2 Musrenbang Kabupaten Lombok Barat dilaksanakan dengan agenda sebagai berikut:
  • Pembacaan rencana kerja (renja) perangkat daerah
  • Rekapitulasi program dan kegiatan masing-masing kecamatan beserta pagu indikatif anggaran.
  • Masukan, kritik, dan saran yang berkembang dalam pelaksanaan Musrenbang untuk penyempurnaan pada tahun selnjutnya.
  1. Masing-masing kepala bidang (ekonomi, sosial budaya, dan fisiki) menyampikan hasil rekapitulasi dari program dan kegiatan prioritas yang telah disetujui pada sidang klinis hari sebelumnya.
  2. Musrenbang Kabupaten Lombok Barat dalam rangka penyusunan RKPD 2018 ditutup oleh Kepala BAPPEDA Kabupaten Lombok Barat. Belia berharap, semoga semuanya program dan kegitan yang telah diprioritaskan dapan berjalan dengan baik dan hasilnya memuaskan.

Hasil Usulan Musrenbang Kabupaten Lombok Barat untuk SKPD Dinas Pekerjaan Umum dan Penataraan Ruang Bidang Binamarga adalah sebagai berikut:

No.

Usulan Kegiatan

Lokasi

Volume

Prakiraan Pembiayaan

Kecamatan/Kel.

Desa

Vol.

Satuan

(Rp.)

1

Peningkatan jalan (hotmix) jalan Lilir-Celo gedang

Gerung

Giri Tembesi

2.5

Km

                 6,250,000,000

2

Peningkatan jalan (hotmix) jalan Meninting-Senteluk

Batulayar

Senteluk

1.5

Km

                 3,750,000,000

3

Peningkatan jalan (hotmix) jalan Beroro-Tibu lilin

Lembar

Jakem Timur

2.5

Km

                 7,500,000,000

4

Peningkatan jalan (hotmix) jalan Telaga lebur-loang batu

Sekotong

Sekotong tengah

3

Km

                 9,000,000,000

5

Peningkatan jalan (hotmix) jalan Pengsong-Padang reak

Labuapi

Kuranji

3.2

Km

                 8,000,000,000

6

Peningkatan jalan (hotmix) jalan Balekuwu -Medas

Gunungsari

 

2.3

Km

                 5,750,000,000

7

Peningkatan jalan (hotmix) jalan Kediri-Montong Are/Dsn Bagu

Kediri

Montong Are

2.7

Km

                 6,705,000,000

8

Peningkatan jalan (hotmix) jalan Lamper -Karang bucu

Kuripan

Jagaraga

1.9

Km

                 4,750,000,000

9

Peningkatan jalan (hotmix) jalan Lingsar-saribaye dan sandongan- saribaye

Lingsar

Lingsar, Saribaye

1.71

Km

                 5,275,000,000

10

Rehabilitasi Jalan Nyiurlembang-sesaot

Narmada

 

8.8

Km

               30,800,000,000

 

Hasil Usulan Musrenbang Kabupaten Lombok Barat tahun 2017 untuk SKPD Dinas Pekerjaan Umum dan Penataraan Ruang Bidang Binamarga adalah sebagai berikut:

No.

Usulan Kegiatan

Lokasi

Volume

Prakiraan Pembiayaan

Kewenangan (APBN/ APBD I/APBD II)

Kecamatan/Kel.

Desa

Vol.

Satuan

(Rp.)

1

Pengadaaan Rambu lalu lintas Warning light

Gerung

Gerung Utara

1

paket

                320,000,000

APBN

2

Pengadaaan Rambu lalu lintas

Gerung

Babussalam

1

paket

                 50,000,000

APBN

3

Pembangunan Halte Bus

Kuripan

Kuripan Utara, Kuripan Selatan, Jagaraga, Kuripan

4

buah

                300,000,000

 

4

Perencanaan Dermaga Nangkok

Sekotong

Batu Nangkok Sekotong Tengah

1

Unit

                 50,000,000

APBD II

5

Life Jacket

Batu Layar

Senteluk

60

buah

                 10,000,000

 

6

Rehabilitasi Shelter pasar

Gerung

Gerung Selatan

1

unit

                195,000,000

 

7

Pengadaaan Rambu lalu lintas Warning light

Batu Layar

Senteluk

2

unit

                250,000,000

 

8

Pengadaan kaca cembung

Gunungsari

(Ad diin)

2

buah

                 15,000,000

kewenangan provinsi

9

Pengadaan Mobil Perintis

Batu Layar

Pusuk Lestari

1

Unit

                300,000,000

 

10

Pengadaan Guardrail (100 m)

Narmada

Badrain

2

paket

                200,000,000

 

11

Jembatan Penyeberangan

Narmada

(SMP 1 Narmada)

1

buah

                500,000,000

kewenangan provinsi

12

Rambu Jalan

Lingsar

Saribaye

1

paket

                 50,000,000

 

 

          2,240,000,000