x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Aduan

Home / Aduan

Pohon berbahaya di daerah Lombok Barat

Keberadaan pohon di pinggir jalan perlu mendapatkan perhatian pemda Lobar melalui OPD terkait. Pasalnya, banyak pohon di pinggir jalan yang sudah dalam kondisi lapuk karena tua sehingga rawan tumbang dan memakan korban jiwa. Seperti kejadian di Belaka Gerung, Senin malam (17/12) sekitar pukul 22.00 malam. Pohon tua di dekat SPBU tumbang menimpa H Nasrudin (50) warga Dusun Padak Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar. Pria yang baru pulang mengojek ini harus meregang nyawa. Jenazahnya langsung dibawa ke RSUD Tripat oleh warga setelah diinformasikan ke pihak keluarga.

Nasarudin, putra almarhum kepada wartawan mengaku mendapatkan informasi dari warga yang melihat kejadian tersebut.”Beliau (bapak saya) meninggal langsung di tempat setelah tertimpa pohon yang tumbang,”terangnya. Ia menjelaskan, almarhum baru selesai mengojek salah seorang penumpang ke arah jalur Rumak. Sepulang mengojek, ia tertimpa pohon yang diduga sudah rapuh akibat kondisi sudah tua. Akibat tertimpa pohon itu, tubuh H Nasrudin langsung terlindas. Sementara kendaraannya tetap bergerak menjauhi tubuhnya sampai akhirnya terjatuh.

Korban menglami luka serius pada bagian wajahnya. Meskipun kepalanya sebenarnya sudah terlindungi helm. Namun pohon yang menimpanya membuat nyawanya tak terselamatkan. Melihat orang tuanya yang terbujur kaku di rumah sakit, Nasarudin hanya bisa pasrah. Ia merasakan kepergian orang tuanya meninggalkan duka bagi pihak keluarga serta dua orang saudaranya.

Sementara itu, salah seorang anggota DPRD Lobar Adnan juga tadi malam terlihat mendampingi keluarga korban. Ia mengaku kejadian ini harus menjadi atensi pihak Pemkab Lobar dalam hal ini bidang Tata Kota Dinas Perumahan dan Pemukiman. "Ketika ada pohon yang membahayakan masyarakat segera ditebang. Jangan sampai ini terulang kembali. Tata kota kami minta segera bertindak menebang pohon yang berbahaya," pintanya.

Terlebih ia mengatakan saat ini sudah masuk musim hujan. Keberadaan pohon yang rapuh di pinggir jalan bisa membahayakan para pengendara yang melintas. "Saya sudah telepon langsung sekretaris dinasnya, cuma handphone-nya nggak aktif," tandasnya

Perlu penanganan serius memang pohon di pinggir jalan ini

Balasan:

FLLAJ Kabupaten Lombok Barat telah melakukan tindaklanjut atas pengaduan ini dengan mengirimkan surat himbauan kepada dinas terkait dengan nomor surat 168/XII/FLLAJ-Lobar/2018 pada tanggal 26 Desember 2018