x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Rapat Bulan Juni FLLAJ Kabupaten Lombok Barat

Gerung - FLLAJ Kabupaten Lombok Barat kembali mengadakan rapat bulanan pada hari Selasa tanggal 20 Juni 2017 pada pukul 09.00 WITA s.d selesai bertempat di Aula Rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Fisik Sarana dan Prasarana Bappeda Kabupaten Lombok Barat, Kasubbag Program Dinas Perindag Kabupaten Lombok Barat, perwakilan dari Bapenda Kabupaten Lomok Barat, perwakilan dari Dinas Lingkunga Hidup Kabupaten Lombok Barat, L. Sahabbudin dari PIUC Kabupaten Lombok Barat, serta Anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat baik Pokja maupun kesekretariatan.

Kegiatan rutin bulanan FLLAJ Kabupaten Lombok Barat ini dibuka oleh Fathurrahman, SH selaku Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat pada pukul 09.30 Wita. Dalam sambutannya, beliau meyampaikan maksud dan tujuan diadakannya rapat bulanan ini yaitu mengevaluasi setiap aduan/laporan/keluhan yang telah dihimpun oleh tim sekretariat maupun pokja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat selama 1 (satu) bulan terakhir. Dismaping itu, dalam sambutannya pula beliau menyampaikan agenda atau susunan acara yang akan dibahas dalam rapat bulan Juni tahun 2017 antara lain:

1. Aduan Bulan Juni hingga pelaksanaan rapat

2. Laporam Kegiatan FLLAJ Kabupaten Lombok Barat selama 3 bulan terakhir (April - Juni 2017)

3. Laporan verifikasi tahap I bulan Juni 2017 untuk FLLAJ Kabupaten Lombok Barat

4. Laporan tindaklanjut penataan Pasar Gunungsari

Gita Maya selaku staff ahli FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyampaikan laporan/aduan/keluhan terkait dengan lalu lintas dan jalan raya yang telah dihimpun oleh sekretariat maupun pokja forum selama 1 (satu) bulan terakhir. Terdapat 6 buah aduan atau laporan maupun keluhan dari masyarakat yang terlah dihimpun baik melalui media cetak Lombok Post,apliksai web FLLAJ, maupun SMS centre. Dari keseluruhannya, terdaat pengaduna yang paling dominan terkait dengan kerusakan jalan Suranadi, Narmada, Sesaot, dan Lingsar.

IAO Suwati Sideman,ST.,MSc selaku ketua Pokja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyampaikan kegiatan yang telah dilakukan oleh forum selama 3 (tiga) bulan terakhir antara bulan April hingga Juni 2017. Kegiatan tersebut antara lain melaksanakan sosialisasi SOP di beberapa kecamatan pada Kabupaten Lombok Barat, menghadiri rapat bulanan FLLAJ NTB, menghadiri workshop PMM Amandemen 4 PRIM, verifikasi tahap I bulan Juni 2017 untuk Kabupaten Lombok Barat, dsb.

L. Sahabbudin selaku Team Leader PIUC Kabupaten Lombok Barat me-review kembali hasil verifikasi tahap I bulan Juni 2017 untuk FLLAJ Kabupaten Lombok Barat. Hasil verifikasi tahap I baik forum maupun Dinas PU Kabupaten Lombok Barat telah berhasil memenuhi segela poin verifikasi sehingga dapat dikatakan lulus 100%. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan pula hasil monitoring tim teknis dengan PMC terkait dengan ruas jalan yang akan dikerjakan oleh kontraktor untuk paket PRIM baik P1,P2, maupun swakelola P3. Beliau mendorong agar seluruh anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat ikut mengawasi, memonitoring, serta mengecek segala bentuk hasil observasi yang telah dilakukan untuk di beberapa ruas. Pada akhir pemaparannya, beliau menyampaikan 7 poin verifikasi tahap II (November 2017) untuk FLLAJ Kabupaten Lombk Barat agar segera mulai dipenuhi kelengkapannya.

Laporan masyarakat terkait dengan pemasangan reklame di bundara Giri Menang Square yang telah memasukin wilaya Rumaja, Rumija, dan Ruwasja mendapat beberapa tanggapan dari beberapa peserta rapat. I Ketut Rauh selaku Kabid Ops Sat Pol PP Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa penyelenggaraan papan reklame pada Giri Menang Square awalnya menjadi kewenangan Dinas Kebersihan dan Tata Kota namun sesuai dengan Peraturan Bupati tentang Tugas Pokok dan Fungsi, penyelenggaraannya diserahkan ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Pelayanan Terpadu. Perwakilan Bapenda Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa Badan Pendapatan Daerah mempunyai andil terkait dengan pajak pemasangan papan reklame tersebut. Pajak dari Bapenda keluar apabila izin dari SKPD terkait atau pemberi izin telah terbit. Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Kabupaten Lombok Barat menanggapi terkait maslaah perizinan reklame tersebut. Beliau memberi tanggapan bahwa pemecahan masalahnya harus melalui beberapa tahap yang dawali dengan mengumpulkan bukt-bukti tertulis atas pelimpahan kewenangan tersebut serta mencari informasi terkait dengan aturan Undang-Undang mendasar tentang Rumaja, Rumija, dan Ruwasja.

Dikarenakan tidak adanya kehadiran baik dari perwakilan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat maupun Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Pelayan Terpadu untuk menjelaskan terkait dengan kewenangan perizinannya, maka diputuskan bahwa FLLAJ Kabupaten Lombok Barat bersama dengan Sat Pol-PP Kabupaten Lombok Barat akan berkunjung ke-dua dinas tersebut untuk meminta klarifikasi atas perizinan pemasangan reklame tersebut.

Tindak lanjut terhadap penataan Pasar Gunungsari ditanggapi oleh Bapenda dan Diperindag Kabupaten Lombok Barat. Oleh perwakilannya, beliau menyampaikan bahwa desain untuk penataan serta tambahan tangga untuk memudahkan mobilisasi para pedagang yang berada dibawah agar naik ke atas masih dalam proses pengerjaan dan akan segera di ekspose agar dapat segera terealisasikan.

Rapat Bulan Juni FLLAJ Kabupaten Lombok Barat ditutup oleh Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat pada pukul 12.00 WITA.