x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Evaluasi kunjungan Peer Reviewer PRIM/KIAT

Gerung - Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, evaluasi hasil kunjungan Peer-Reviewer PRIM/KIAT di Kabupaten Lombok Barat dilaksanakan pada hari Rabu, 2 Agustus 2017 pukul 15.00 WITA s.d selesai bertempat di Aula Grader Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat, Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, BAPPEDA Kabupaten Lombok Barat, FLLAJ Kabupaten Lombok Barat, Mr. Hatim Hajj, Hatta Latief dari PMC, L. Sahabbudin dari PIUC, serta mandor dari setiap paket swakelola P3.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan dalam evaluasi dari peer-reviewer ini dapat diberikan arahan untuk setiap isu serta tindak lanjut apa yang harus dilaksanakan baik untuk P1, P2, dan P3.

Mr. Hatim Hajj selaku Peer Reviewer PRIM/KIAT menyampaikan apresiasi atas segala bantuan dan kerjasama baik dari Dinas PU dan FLLAJ saat berada di Kabupaten Lombok Barat. Selama kurang lebih 7 bulan  (Desember 2016 – Januari 2017) PRIM hadir di Lombok Barat telah banyak terlihat perubahan dan perkembangan. Beliau memberikan hasil review selama berada di Kabupaten Lombok Barat.

  • Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat
  • Isu Tentang P1:
  • Pada ruas jalan Gunungsari juga sedang dilaksanakan perbaikan saluran drainase oleh Cipta Karya Provinsi Nusa Tenggara Barat. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu adanya koordinasi dengan dinas terkait sehingga adanya kesepakatan terkait dengan inlet yang berada di atas maupun di bawah. Seharusnya, pihak Cipa Karya Provinsi meminta izin ke Dinas PU setempat sebagai penyelenggara jalan.
  • Untuk daerah perkotaan, ruas Montong Buwuh – Lendang Bajur diperlukan saluran samping dengan penutup. Hal ini dilakukan untuk menghindari masyarakat membuang sampah ke saluran, keamanan, serta aspek pemeliharaan. Saat MC 0 hal ini perlu diperhatikan agar perencanaan saluran terbuka diganti dengan saluran tertutup.
  • Pada paket pekerjaan rutin pembersihan saluran di Gunungsari, para pekerjamembuang hasil pengerukan saluran tersebut ke pinggir jalan dan depan pekarangan rumah warga. Hal ini perlu ditindak lanjuti agar hasil pengerukan tersebut diangkut langsung untuk dibuang.
  • Isu Tentang P2:
  • Ruas Narmada – Batu Kumbung telah dilaksanakan penghamparan LPA, tetapi terjadi segregrasi. Pada sisi kiri maupun kanan jalan terdapat banyak agregat yang kasar. Hal tersebut terjadi karena operator dari kontraktor yang bermaslaah. Perlu adanya tindak lanjut segera untuk mencari operator yang berkompeten.
  • Kemiringan jalan seharusnya 3%, tetapi pada saat dilapangan telah di cek menggunakan alat ternyata 1 – 2%. Hal ini perlu segera dilakukan perbaikan agar terbentuk kemiringan 3%.
  • Kerusakan jalan di persimpangan Narmada sepenuhnya akan diambil alih oleh Balai Jalan Nasional sesuai dengan kewenangannya.
  • Isu Tentang P3:
  • Secara umum pekerjaan swakelola sudah bagus dan baik. Untuk pekerjaan fisik yang masih dalam progress minus agar segera dilaksanakan untuk mengejar ketertinggalan. Pekerjaan patching dan buras agar segera dilakukan sebelum bulan September yang telah memasuki musim hujan.

Setelah pemaparan evaluasi dari peer reviewer PRIM/KIAT, coordinator paket P3 swakelola menanggapi bahwa per tanggal 31  Juli, progress P3 Swakeola telah mengalami kemajuan menjadi -1 dari rencana 38 dan realisasi 37. Dalam waktu dekat  akan segera dilakukan pekerjaan buras dan beton  sehingga beliau sangat optimis akan mendapatkan progress yang besar.

Mr. Hatim Hajj menyampaikan bahwa DFAT telah setuju untuk memperpanjang program PRIM/KIAT hingga bulan Desember 2019.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menyampaikan terkait dengan status program untuk tahun 2018. Beliau menegaskan bahwa untuk usulan program tahun 2018 akan difinalkan pada bulan September 2017 untuk pembahasan APBD. Program KRMS tahun 2018 nantinya akan dibawa ke Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat untuk diberikan reviewe. Setelah itu akan dibawa ke BAPPEDA Kabupaten Lombok Barat untuk di ekspose.

Mr. Hatim Hajj menambahi jika program sudah dipastikan, selanjutnya untuk memikirkan terkait dengan DED.

Mr. Hatim Hajj melanjutkan evaluasi ke FLLAJ Kabupaten Lombok Barat.

  • Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat

Beliau sangat kagum terhadap kinerja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat yang sampai saat ini telah dicapai dengan komposisi keanggotaan 50:50 untuk unsure pemerintah dan non pemerintah. Beliau menekankan agar FLLAJ Kabupaten Lombok Barat dapat terus meningkatkan kinerjanya.

Fathurrahman selaku coordinator FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menanggapi evaluasi tersebut. Beliau menyampaikan bahwa selama ini telah dilakukan koordinasi yang baik dengan provinsi. Selama ini kinerja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat banyak mengadopsi dari FLLAJ Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Mr. Hatta Latief menyampaikan hasil presentasi CoST. CoST merupakan metode untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan 40 database. Metode ini akan diujicobakan untuk diterapkan pada paket P2 untuk wilayah Kabupaten Lobar dan akan dibantu oleh Tim KIAT.