x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Rapat Bulan September FLLAJ Kabupaten Lombok Barat

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan kembali mengadakan rapat bulanan pada tanggal 28 September 2017 pada pukul 09.00 Wita s.d selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Kabid Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Balai Pelaksana Jalan Nasoional Wilayah IX Mataram, Balai Transportasi Darat Wilayah XII, Kanit Dikyasa Polres Lombok Barat, Sat Pol-PP Kabupaten Lombok Barat, Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat, PIUC Kabupaten Lombok Barat, serta anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat.

Rapat Bulan September dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat pada pukul 09.30 Wita. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa beberapa anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat yang berlatar belakang pendidikannya Sarjana Teknik sedang mengikuti pelatihan dan sertifikasi ahli keselamatan jalan di Dinas PUPR Kabupaten Lombok Barat. FLLAJ Kabupaten Lombok Barat sudah dianggap aktif dan keberadaannya sudah banyak dikenal dimasyarakat Kabupaten Lombok Barat dikarenakan sosialisasi keberadaan FLLAJ yang telah dilaksanakan di kecamatan-kecamatan di Kabupaten Lombok Barat. Selain itu, beliau menyampaikan juga bahwa FLLAJ Kabupaten Lombok Barat bersama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat dan Polres Lombok Barat telah melakukan sosialisasi lajur lambat untuk kendaraan roda dua dan tiga pada ruas jalan Bypass BIL II. Dalam sosialisasi tersebut beliau mengharapkan bahwa pengguna kendaraan bermotor dapat mematuhi rambu yang telah terpasang guna menciptakan masyarakat yang taat, tertib, dan selamat berlalu lintas serta FLLAJ Kabupaten Lombok Barat dapat berperan aktif dalam rangka mengurangi angka kecelakaan. Pada akhir sambutannya, beliau menyampaikan akan dilakukan evaluasi terhadap keanggotaan FLLAJ Kabupaten Lombok Barat untuk lebih meningkatkan eksistensi FLLAJ di tahun yang akan datang.

Aduan dan tindak lanjut aduan selama bulan September hingga pelaksanaan rapat bulanan dibacakan oleh Shantia Sari Dewi, S.kom. dan medapat tanggapan dari peserta rapat.

Pak Adnan selaku Perwakilan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat memberikan keluhan untuk ruas Lendang Bajur – Montong Buwuh. Untuk galian saluran di depan Kantor Pos Gunungsari mempunyai kelandaian yang kurang miring sehingga airnya tidak sampai ke sungai yang berada di sebelah barat.

Terkait dengan permintaan masyarakat akan adanya traffic light pada perempatan di sebelah barat Rumah Sakit Gerung karena sangat rawan terjadi kecelakaan, telah disampaikan kepada perwakilan Balai LLAJ yang hadir untuk dikaji kembali terkait dengan permintaan yang dimaksud.

Danang selaku perwakilan dari Balai LLAJ menyampaikan terkait dengan rencana pengaktifan kembali traffic light pada simpang 4 Bengkel, simpang 4 Gerung, dan simpang 5 Gerung meminta kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat untuk bersurat kepada balai perihal pengaktifan kembali traffic light tersebut. Rencananya, pengaktifan kembali traffic light tersebut akan dilaksanakan minggu depan setelah surat permohonan tersebut diterima oleh Balai LLAJ Transportasi Darat.

Beliau menambahkan terkait permintaan zebra cross di depan SMP 4 Gerung akan dikaji oleh Balai LLAJ Transportasi Darat mengingat sekolah tersebut berada di jalan nasional. Hal tersebut yang menjadikan kendalan pembuatan zebra cross.

Fathurrahman, SH menanggapi terkait dengan permintaan zebra cross tersebut. Beliau mengatakan bahwa sulit untuk membuat zebra cross di depan SMP 4 Gerung mengingat pagar dari sekolah tersebut menghadap ke jalan nasional. Beliau memberikan masukan bagaimana jika pagar sekolah yang menghadap ke jalan nasional tersebut untuk ditutup, sehingga akses keluar masuk sekolah tersebut melalui pintu sebelah barat (yang memang sudah ada). Atas saran dari beliau, peserta rapat menyetujui hal tersebut dan akan segera dibuat surat perihal tersebut ke Kepala SMPN 4 Gerung.

Berkaitan dengan rencana pengoperasian kembali traffic light simpang 4 dengan waktu sikulus 92’ dengan 4 simpang akan dilakukan uji coba, setelah itu akan dilakukan evaluasi.

Pak Susanto menyampaikan bahwa perlu adanya penyesuaian dengan keadaan di lapangan terkait dengan waktu siklus simpang tersebut.

Pak Juanda selaku Kanit Dikyasa Polres Lobar menambahkan agar masing-masing dinas yang terkait dengan traffic light tersebut untuk melakukan pemantauan yang dikoordinasikan oleh Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat.

Pak Nawiyah memberikan saran untuk traffic light pada simpang 5 Gerung waktu siklusnya agar di integrasikan dari arah Pasar Gerung ke Kebon Ayu.

Berkaitan dengan penertiban U-Turn pada ruas jalan Bypass BIL I, anggota Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan beserta peserta rapat sepakat untuk menutup U-Turn yang bersifat illegal dan akan dilakukan koordinasi lebih lanjut antara Balai Jalan Nasional dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat.

Hasil Monitoring dan Evaluasi FLLAJ Kabupaten Lombok Barat dipaparkan oleh Fathurrahman, SH. Beliau memaparkan hasil temuan pada saat anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat pada saat melakukan monitoring pada paket P1, P2, dan P3. Perwakilan dari Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menanggapi hal tersebut dan akan disampaikan e kontraktor dan konsultan supervise sebagai bahan kajian.

Pak Hisamudin menyampaikan keluhan perlu adanya penertiban terhadap pedagang di Pasar Gunungsari yang sangat mengganggu lalu lintas di depan Pasar Gunungsari.

Heru selaku Anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyampaikan keluhan yang perlu ditindaklanjuti, antara lain:

  • Material longsor yang ada di wilayah Sekotong perlu dilakukan penanganan segera.
  • Penanganan sampah yang ada di depan SMPN 1 Kediri.

Perwakilan Sat-Pol PP Kabupaten Lombok Barat menyampaikan saran/masukan, antara lain:

  • Sat Pol PP akan melakukan penindakan terhadap pedagang yang berada di Pasar Gunungsari apabila dinas terkait telah melakukan teguran sebanyak 3x sesuai dengan SOP yang berlaku di Sat-Pol PP Kabupaten Lombok Barat.
  • Beliau menambahkan dengan hasil rapat bulanan di FLLAJ NTB terkait pemasangan baliho yang berada di Bundaran Giri Menang perlu adanya koordinasi antara Dinas Perumahan dan Pemukiman dengan Balai Jalan Nasional.

Rapat Bulan September ditutup oleh Fathurrahman, SH selaku Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat pada pukul 12.00 Wita.