x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Rapat Bulan Oktober FLLAJ Kabupaten Lombok Barat

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan kembali mengadakan rapat bulanan pada tanggal 30 Oktober 2017 pada pukul 09.00 Wita s.d selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Kepala Bidang Ops Sat Pol PP Kabupaten Lombok Barat, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Kabid Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat, PIUC Kabupaten Lombok Barat, serta anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat.

Rapat Bulan Oktober dibuka oleh Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan  Kabupaten Lombok Barat selaku perwakilan dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat yang berhalangan hadir karena ada kepentingan lain pada pukul 09.30 Wita. Beliau membacakan ke-5 agenda rapat yang akan dibahas pada rapat bulan Oktober tahun 2017 kali ini.

Untuk agenda pertama dismapaikan oleh Gita Maya, ST selaku dengan Tenaga Teknis FLLAJ Kabupaten Lombok Barat. Pada bulan Oktober 2017 sampai dengan tanggal pelaksanaan rapat telah dihimpun 6 buat laporan/keluhan/informasi (daftar aduan terlampir) yang bersumber dari website FLLAJ Kabupaten Lombok Barat, SMS FLLAJ Kabupaten Lombok Barat, Telepon FLLAJ Kabupaten Lombok Barat, maupun Media Cetak Lombok Post. Untuk semua pengaduan telah ditindaklanjuti oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barat dengan memberikan surat himbauan kepada dinas terkait hingga verifikasi langsung ke lapangan perihal aduan dimaksud.

Setelah dibacakan pengaduan oleh Tenaga Teknis FLLAJ Kabupaten Lombok Barat, pemimpin rapat meminta kepada dinas terkait untuk menanggapi setiap aduan yang ditujukan kepada dinas-dinas dimaksud.

Saifullah selaku perwakilan dari Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat menanggapi keluhan masyarakat terkait dengan PJU, sebagai berikut:

  • Perihal PJU yang mati pada ruas jalan raya Bengkel – Merembu, beliau menyampaikan bahwa pada ruas tersebut masih dalam tahap pemeliharaan. Dinas Perumahan dan Pemukiman telah mengirimkan surat ke kontraktor sebagai pihak ke-3 karena masih menjadi tanggungan pihak ke-3.
  • Lampu PJU yang tidak dinyalakan pada ruas Bypass BIL, beliau menyampaikan bahwa lampu sudah siap dan tinggal dipasang pada 146 titik pada bundaran Giri Menang, ruas BIL I, dan BIL II.
  • Terkait dengan keluhan PJU yang mati pada ruas Montong – Sandik, beliau menanggapinya bahwa pada ruas tersebut sudah dipasang 42 stang dan sedang dalam proses pemasangan 15 stang dari ruas Montong menuju ke Midang. Setalah semua stang siap, lampu akan segera dipasang pada ruas tersebut sebanyak dengan stang yang ada.

Beliau menyampaikan bahwa ketiga keluhan tersebut akan ditangani pada tahun 2018.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat menanggapi keluhan masyarakat terkait dengan sampah yang berserakan pada simpang 5 monumen koperasi Gerung. Beliau menyampaikan bahwa pada pengangkutan sampah di tempat tersebut dilaksanakan seminggu sekali. Sampah tersebut berasal dari Pasar Gerung.

Peserta rapat dan anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat sepakat untuk mengirimkan surat ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat perihal permohonan pengadaan kotrainer sampah di titik tersebut. Dikarenakan, pengangkutan sampah yang dilakukan seminggu sekali kurang efektif untuk diterapkan.

Kasi Perencanaan Teknis dan Pengendalian Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menanggapi keluhan terkait dengan jala, antara lain:

  • Terkait dengan kerusakan jalan di desa Kekait, beliau menyampaikan bahwa keluhan tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat dengan dilakukan pengaspalan pada ruas Kekait – Kekait melalui DAK Tambahan yang telah dilakukan tanda tangan kontrak pada tanggal 16 Oktober 2017 dan akan berakhir pada 16 Desember 2017.
  • Kerusakan jalan yang berada di jembatan proyek Tempos, beliau menyampaikan bahwa akan ditangani melalui DAK pada tahun 2017 dengan nama ruas Banyuurip – Tempos.

Informasi tambahan yang diperoleh dari Media Cetak Lombok Post pada tanggal 30 Okt 2017 terkait dengan apakah diperbolehkan dilakukan razia pada ruas jalan Bypass?

Kanit Regiden Polres Lobar menyampaikan bahwa kegiatan razia atau penindakan diperbolehkan dilakukan pada ruas bypass untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang tidak mematuhi rambu yang telah terpasang, khususnya perihal rambu penggunaan lajur lambat untuk kendaraan roda 2 dan 3 yang telah disiapkan.

Perkembangan pengaktifan traffic light pada simpang 4 Bengkel, simpang 4 Gerung, dan simpang 5 Gerung disampaikan oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Beliau menyampaikan bahwa sebelumanya telah dilaksanakan rapat Pokja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat dengan Balai Transportasi Darat sebagai leading sector untuk mebhas evaluasi sementar pengaktifan traffic light khususnya untuk kasus simpang 4 Bengkel. Dalam rapat tersebut dapat disimpulkan bahwa pengaktifan traffic light akan tetap dilaksanakan dan terdapat beberapa masukan yang akan dievaluasi oleh Balai Transportasi Darat terkait dengan waktu siklus pada simpang 4 Bengkel. Pada saat ini, traffic light di simpang 4 Bengkel hanya di flashing mengingat ruang lalu lintas yang belum memungkinkan dan menunggu hasil evaluasi dari Balai Transportasi Darat.

Ekspose KRMS untuk usulan penangan jalan pada tahun 2018 disampaikan oleh Ni Luh Putri Utami, ST,MT,MSc selaku Kasi Perencanaan Teknis dan Pengendalian Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat. Adapun ruas untuk usulan penanganan jalan tahun 2018 baik melalui PRIM, DAK, dan DAU dilampirkan.

Ekspose Usulan Program Kerja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat tahun 2018 disampaikan oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Lombok Barat. Adapun usulan program kerja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat tahun 2018, antara lain:

Kabid Ops. Sat Pol PP – Kabupaten Lombok Barat menanyakan terkait dengan perbaikan jalan pada ruas Nyurlembang – Sesaot, apakah perbaikan tersebut tidak menyertakan perbaikan drainase? Karena jika dilihat penyebab kerusakan pada ruas tersebut bersumber dari drainase.

Kasi Perencanaan Teknis dan Pengendalian Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menanggapi bahwa untuk ruas Nyurlembang – Sesaot dikerjakan sepanjang 4,15 km hingga pertigaan Narmada sejak tanggal 16 Oktober 2017 – 16 Desember 2017. Dikarenakan jika menggunakan pasangan mortal, tidak memungkinkan untuk waktu pengerjaan yang hanya 2 bulan saja, jika memkaia ­u-dith anggaran untuk ruas tersebut akan membengkak, sehingga keputusan dari Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat drainase menggunakan kanal tanah. Kotraktor mempunyai kewajiban utuk pemeliharaan saluran tersebut sehingga akan rutin dibersihkan sampai saluran tersebut akan terus berfungsi sebagaimana mestinya. Saluran pada ruas tersebut akan menggunakan u-dith yang akan dianggarkan pada tahun 2019. Untuk lanjutan dari ruas tersebut yaitu dari simpang 3 Taman Suranadi menuju ke Sesaot akan dikerjakan pada awal tahun 2018 lengkap dengan pekerjaan drainase.

Davey Kusmayadi selaku perwakilan dari PIUC menyampaikan terima kasih atas semua keluhan yang dihimpun dapat dijawab dan ditindaklanjuti dengan baik. Beliau mengharapakan agar semua itikad baik dapat terlaksana.

Rapat FLLAJ Kabupaten Lombok Barat ditutup oleh Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat pada pukul 11.30 WITA.

Pengaduan Bulan Oktober

Hasil KRMS untuk usulan penanganan jalan tahun 2018

Usulan Program Kerja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat Tahun 2018