x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Pembahasan Keterlibatan Perempuan, Disabilitas, dan Perlindungan Anak dalam Rapat Bulanan November

Gerung - Kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat yaitu mengadakan rapat bulanan. Rapat bulan November dilaksanakan pada hari Kamis, 23 November 2017 pukul 09.00 WITA s.d selesai bertempat di Aula Rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Pada kegiatan bulan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Kepala Bidang Barat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Bappeda Kabupaten Lombok Barat, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lombok Barat, Kepala Bidang Ops Sat Pol-PP Kabupaten Lombok Barat, PIUC, FLLAJ Provinsi NTB, dan Pokja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat.

Rapat dipimpin oleh Fathurrahman,SH selaku Koordinator Pokja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat. Dalam pembukannya, beliau menyampaikan bahwa rapat FLLAJ Kabupaten Lombok Barat untuk melakukan evaluasi dan tindak lajut aduan yang telah dihimpun oleh Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat selama bulan November 2017 sampai dengan pelaksanaan rapat bulan November 2017. Dalam kesempatannya ini, beliau membacakan 4 buah agenda yang akan dibahas dalam rapat bulanan.

Rapat rutin FLLAJ Kabupaten Lombok Barat ke 11 pada tahun 2017 ini  dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran peserta rapat khususnya anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat sangat minim pada setiapa bulannya. Oleh karena itu, hal ini akan menjadi evaluasi keanggotaan atau keaktifan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2018. Keberadaan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Kabupaten Lombok Barat akan terus disosialisasikan agar keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Lombok Barat pada khususnya.

Paparan materi terkait dengan program peningkatan peran serta penyandang disabilitas, pengarusutamaan gender, sera perlindungan anak dalam proses penyediaan infrastruktur jalan disampaikan oleh Ibu Lale Widiani, SH dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lombok Barat. Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa pada tanggal 28 Oktober 2017 Kabupaten Lombok Barat telah melakukan pencanangan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). KLA merupakan kabupaten/kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin “pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak” sesuai amanat UU 35/2014 tentang Perubahan Atas UU 23/2002 – Pasal 21 ayat (4,5,6). Terdapat 5 Klaster konveksi hak anak. Dalam kalster 4 tertuang bahwa “Adanya Zona Aman dan Selamat Sekolah”. Dalam poin ini beliau menekankan bahwa untuk di Kabupaten Lombok Barat, Zoss atau marka soza selamat sekolah masih minim, sehingga hal tersebut untuk dijadikan catatan penting terhadap SKPD terkait. Disamping itu, beliau menambahkan pula hak anak yang berkebutuhan khusus, antara lain mendapatkan Pelindungan khusus dari Diskriminasi, penelantaran, pelecehan, eksploitasi, serta kekerasan dan kejahatan seksual, perlakuan yang sama dengan anak lain untuk mencapai integrasi sosial dan pengembangan individu, dan sebagainya. Pada akhir pemaparannya, beliau memperlihatkan infrastruktur jalan yang diperlukan untuk dicanangkan di Kabupaten Lombok Barat yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.

IAO Suwati Sideman selaku Ketua Pokja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menambahkan bahwa kesetaraan gender dilakukan sejak tahap perencanaan sampai dengan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri PU yang berlaku, strategi yang dibangun sudah memasukkan aspek gender dalam tahapan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi atas kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan. Untuk Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2017 beranggotakan 8 orang perempuan dari 35 anggota dan sekretariat FLLAJ. Keterlibatan perempuan untuk pekerjaan konstruksi juga telah diterapkan dalam paket PRIM tahun 2017 untuk Kabupaten Lombok Barat. Untuk pekerja perempuan kontraktor Paket PRIM 2017 berjumlah 14 orang dari 108 pekerja, dan pekerja konsultan dengan gender perempuan berjumlah 1 orang dari total 11 pekerja. Sedangkan untuk pekerja perempuan di paket swakelola berjumlah 9 orang dari 60 orang pekerja. Disamping itu, pekerja dengan disabilitas juga telah terlihat pada paket P2 PRIM Narmada – Batu Kumbung. Sehingga, paket pekerjaan PRIM tahun 2017 telah melibatkan perempuan dan penyandang disabilitas sebagai pekerja konstruksi.

Koordinator Pokja FLLAJ Kabupaten Lombk Barat menyampaikan pula bahwa untuk kedepannya anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat akan melibatkan  penyandang disabilitasnya secara langsung.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa kedepannya akan dibahas secara intern di Dinas PUTR untuk membahas kabupaten percontohan untuk infrastruktur jalan yang ramah terhadap perempuan dan penyandang disabilitas.

Gita Maya selaku Tenaga Ahli FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyampaik 8 butir pengaduan yang telah dihimpun oleh Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat selama bulan November 2017 hingga tanggal pelaksanaan rapat yang terkait dengan kerusakan jalan maupun lalu lintas.

Untuk beberapa pengaduan telah disampaikan atau dibalas langsung oleh Tenaga Ahli FLLAJ Kabupaten Lombok Barat ke pemberi aduan tersebut. Untuk keluhan atau aduan lainnya ditanggapi oleh perwakilan dari Dinas terkait. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menanggapi aduan perihal dengan kerusakan jalan, antara lain:

  • Untuk kerusakan jalan raya Sesela telah dilakukan tambal sulam (patching) pada jalan yang berlubang menggunakan dana pemeleiharaan rutin.
  • Untuk proyek Dinas PUPR Provinsi NTB yang banyak dikeluhkan terkait dengan mangkraknya pekerjaan jalan selama 2 bulan jalan menuju KLU pada sebelah utara Gunungsari. Beliau menyampaikan kabar dari Provinsi NTB bahwa pada saat itu pemborong belum mempunyai alat berat, sehingga pekerjaa tersebut dibiarkan begitu saja. Tetapi, informasi telah didapatkan bahwa alat berat telah berada di lokasi tersebut dan akan dikerjakan dalam waktu dekat ini.
  • Untuk semua usulan perbaikan jalan telah dilakukan perencanaan, tetapi anggaran di pemerintah daerah terbatas.

Pertanyaan masyarakat terkait dengan tarif parkir ditanggapi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Beliau menyampaikan bahwa telah dibuat Peraturan Bupati Lombok Barat terkait dengan penyesuaian tariff parkir. Dalam Perbup tersebut untuk tarif parkir motor di kawasan wisata Kabupaten Lombok Barat sebesar Rp 2000,- dan untuk mobil Rp 5.000,-. Sedangkan untuk tarif parkir motor yang berada di tepi jalan dipungut biaya sebesar Rp 1.000,- sedangkan untuk mobil Rp 2.000,-. Untuk tarif parkir yang dapat dikatakan ‘semena-mena’ itu merupakan lahan milik pribadi sehingga tariff yang dipungut berbeda-beda sesuai dengan juru parkir.

Terkait dengan kerusakan jalan di Limbungan Selatan menuju ke Limbungan Utara, Pak Ahmadi selaku Kepala Desa Midang menyampaikan bahwa ruas tersebut perlu di naikan dalam Musrenbang. Selama ini, ruas tersebut belum masuk dalam prioritas Musrenbang padahal kenyataan di lapangannya, ruas tersebut sudah mengalami kerusakan yang cukup parah.

Penyampaian terkait dengan hasil verifikasi bulan November 2017 untuk FLLAJ Kabupaten Lombok Barat disampaikan oleh Fathurrahman, SH selaku coordinator Pokja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat. Beliau menyampaikan bahwa untuk verifikasi adminastri untuk FLLAJ dan DPUTR Kabupaten Lombok Barat telah lulus 100% sesuai dengan persyaratan yang tertuang dalam Project Management Manual (PMM) Amandemen 4.

Rapat FLLAJ Kabupaten Lombok Barat bulan November 2017 ditutup pada pukul 11.30 Wita oleh Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat.

PENGADUAN MASYARAKAT BULAN NOVEMBER 2017