x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Penandatanganan Bantuan Dana Hibah Organisasi Masyarakat Sipil Untuk Mendukung GESI

Mataram - Penandatanganan Bantuan Dana Hibah Organisasi Masyarakat Sipil Untuk Mendukung Kesetaraan Gender dan Inklusi di Sosial Infrastruktur dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2018 bertempat di Aula Irigasi Dinas PU Provinsi NTB. Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 Wita tersebut dihadiri oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barat, FLLAJ NTB, IWAPI, dan HWDI sebagai penerima bantuan hibah. Disamping itu, dihadiri juga oleh Staff Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat PUPR, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Kepala Dinas PU Kabupaten Lombok Barat, DFAT Australian Embassy Jakarta, KIAT, Cardno, Tim Penguatan Kapasitas bagi Civil Society Organization, dan PIUC.

Sebagai pembuka disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga menjadi salah satu bagiam dari agenda penting bagi kemajuan Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu penandatanganan MoU dimana hal ini merupakan tujuan mulia untuk kedepannya. Kehadiran PRIM yang telah 5 tahun berada di Provinsi NTB ini memberikan dampak penting dan memberikan kesan yang baik untuk bidang infrastruktur jalan. Hal tersebut dapat dilihat dari kemantapan jalan provinsi yang sebelum ada program PRIM berada di angka 65% sekarang meningkat menjadi 77%. Yang sangat disayangkan dari meningkatnya angka kemantapan jalan tersebut yaitu pengguna kendaraan bermotor dapat melaju dengan cepat sehingga ±500 jiwa meninggal dunia dan rata-rata dari korban tersebut yaitu usia muda. Dinas Perhubungan Provinsi NTB pada saat ini sedang menyusun RAPERDA terkait dengan fasilitas keselamatan yang ramah perempuan dan penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan karena banyak hal yang belum diatur terkait dengan persepktif gender. Dalam akhir sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang terjalin dengan Pemerintah Australia dan semoga dapat memberikan manfaat dalam merubah mindset pengguna jalan pada umumnya.

Ken Thomason selaku Team Leader PIUC menyampaikan hasil-hasil utama yang telah dicapai oleh PRIM di Provinsi NTB, antara lain perencanaan operasional yang lebih rasional dengan kulaitas yang baik; anggaran pemeliharaan rutin meningkat; dalam program monitoring dan evaluasi dapat mengangkat isu gender. Beliau menyampaikan apresiasi adanya program GESI, khususnya PRIM yang mempekerjakan engineer perempuan dan hal tersebut menjadi sangat menarik untuk melihat mereka kerja di lapangan.

Facility Director KIAT, Mr. Harry Roovers menyampaikan rasa senang dapat hadir dalam penandatanganan  MoU Bantuan Dana Hibah Organisasi Masyarakat Sipil Untuk Mendukung Kesetaraan Gender dan Inklusi di Sosial Infrastruktu. Beliau memaparkan bahwa Program KIAT merupakan program yang berkelanjutan untuk sanitasi dan transportasi jalan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan adanya peningkatan kualitas dan kuantitas jalan yang merupaka buah dari program kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Australia, memperoleh pujian dari Pemerintah Pusat yang akan diikuti oleh provinsi dan kabupaten loainnya yang berada di Indonesia. Kehadiran Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang kuat merupakan jaringan yang penting untuk menyinergikan antara masyrakat dan pemerintah. Tetapi, dalam hal tersebut tidak semua meperoleh keuntungan, masyarakat yang berkebutuhan khusu (disabilitas) sering diabaikan. Oleh karena itu, melalui hibah ini beliau mengharapkan bahwa apa yang diinginkan oleh kaum perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas dapat terpenuhi.  Hal tersebut dapat terwujud dengan memperkuat dialog antara pemerintah dan masyarakat guna memenuhi kebutuhan infrastruktur dan beliau berharap hal tersebut dapat terwujud dan akan terus dimonitoring.  

Mr. Ben Williams selaku Second Secretary, DFAT menyampaikan bahwa Pemerintah Austraia menyadari adanya pemberdayaan perempuan menjadi penggerak pembangunan. Beliau mengharapkan melalui program GESI dapat merancang infrastruktur jalan yang ramah terhadap perempuan dan penyandang disabilitas.

Staff Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat PUPR menyampaikan bahwa Kementerian PUPR akan memastikan penyelenggaraan GESI di Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Barat dapat bekerja dan terselenggara dengan baik.

Kegiatan ini diakhiri dengan Penandatangan Bantuan Dana Hibah Organisasi Masyarakat Sipil Untuk Mendukung Kesetaraan Gender dan Inklusi di Sosial Infrastruktur pertama dilakukan berturut-turut oleh IWAPI yang diwakilkan oleh Rita Siswati, kemudian HWDI yang diwakilkan oleh Sri Sukarni, FLLAJ Kabupaten Lombok Barat oleh Gitamaya Tri Hapsari, dan FLLAJ NTB dilakukan oleh Antonius Zaremba.

Setelah kegiatan penandatanganan ini dilaksanakan, dilanjutkan dengan training kepada pengelola GESI untuk ke empat organisasi masyarakat sipil tersebut di tempat yang sama dan keesokan harinya dilaksanakan di Hotel Santika - Mataram. legiatan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dalam mengelola keuangan, aspek korupsi dan fraud, dokumentasi, komunikasi, dan pemahaman perlindungan anak.