x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Rapat Triwulan I FLLAJ Kabupaten Lombok Barat Tahun 2018

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat kembali menyelenggarakan rapat rutin bulan ketiga sekaligus menjadi rapat triwulan pertama pada tahun 2018. Rapat yang dimulai pada pukul 09.00 WITA s.d selesai ini diselenggarakan di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat yang dihadiri oleh 30 yang terdiri dari Anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat, Perwakilan dari PLN dan SPAM Provinsi NTB, anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat, serta PIUC dengan 22,22 persen  diantaranya terdapat keterlibatan perempuan.

Fathurrahman, SH selaku sekretaris FLLAJ Kabupaten Lombok Barat membuka kegiatan ini pada pukul 09.30 WITA. Dalam pembukanya, beliau menyampaikan apresiasi kepada anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat yang dapat meluangkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan rutin ini yang dilaksanakan setiap bulannya. Disamping itu, beliau menyampaikan pula ke-tiga buah agenda yang akan dibahas dalam rapat ini.

IAO Suwati Sideman selaku Ketua Pokja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat membacakan 12 buah pengaduan dari masyarakat yang telah dihimpun oleh sekretariat FLLAJ Kabupaten Lombok Barat melalui media pengaduan yang telah disediakan. Sejumlah pengaduan tersebut juga telah dilakukan tindaklanjut oleh sekretariat FLLAJ Kabupaten Lombok Barat kepada dinas terkait. Untuk setiap pelaporan tersebut, FLLAJ Kabupaten Lombok Barat juga mewajibkan setiap pelapor untuk menyisipkan jenis kelamin dalam setiap pelaporannya kepada FLLAJ Kabupaten Lombok Barat.

Pengaduan-pengaduan yang telah disampaikan oleh Ketua Pokja tersebut, mendapatkan tanggapan dari perwakilan dinas terkait yang hadir dalam rapat ini. Tanggapan pertama disampaikan oleh Kepala Perhubungan Darat Dishub Kabupaten Lombok Barat. Pengaduan yang masuk perihal dengan penarikan retribusi parkir yang tidak sesuai dengan ketetapan yang berlaku. Beliau menghimbau apabila penarikan retribusi parkir di wilayah Lombok Barat tidak sesuai dengan tarif yang tertera pada peraturan tersebut dan pertugas parkir tidak dilengkapi legalitas sebagai juru parkir, dimohon untuk tidak memberikan upah parkir. Aturan yang berlaku disana yaitu Peraturan Bupati Lombok Barat Nomor 34 Tahun 2015 Tentang Perubahan Tarif Retribusi Pelayanan Parkir Ditepi Jalan Umum dan Retribusi Tempat Khusus Parkir. Beliau juga memastikan bahwa petugas parkir yang menarik retribusi parkir tidak sesuai dengan ketetapan, bukan merupakan petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat.

Keluhan masyarakat terkait dengan jalan, ditanggapi oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat. Beberapa pengaduan terkait dengan kerusakan jalan sebagian besar terjadi dikarenakan bencana alam. Sehingga, beliau menyampaikan bahwa Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat telah membuat proposal untuk diajukan ke Pemerintah Pusat. Beliau melanjutkan, bahwa kerusakan yang berada di depan kantor PDAM Gerung bila dilihat dari status jalannya merupaka ruas jalan provinsi sehingga kewenangannya berada di provinsi. Apabila jalan yang dimaksud belum dilakukan penanganan sampai dengan acara HUT Kabupaten Lombok Barat, Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat akan melakukan tindakan untuk dilakukan penutupan pada lubang-lubang dimaksud, mengingat akan adanya event yang akan berlangsung selama acara perayaan tersebut.

Syaifullah selaku Kepala Bidang Tata Kota Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat menanggapi pengaduan terkait dengan PJU yang berada di Terowongan Bypass BIL 2. Beliau menyampaikan bahwa pengadaan PJU diruas jalan dimaksud merupakan pekerjaan tahun 2017. Namun, permaslahan yang terjadi satu bulan kemudian yaitu lampu penerangan dimaksud hilang. Untuk penanganan selanjutnya, Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat akan menambahkan jarring pada lampu tersebut guna pengamanan.

Keluhan masyarakat terkait dengan kerusakan jalan yang diakibatkan adanya program SPAM Provinsi NTB di ruas jalan raya Merembu, perwakilan dari Satker PSPAM Provinsi NTB menanggapi bahwa pekerjaan ini akan berakhir pada 2 Juni 2018. Dalam kontrak dokumen pekerjaan tersebut, telah tertuang bahwa akan merusaka jalan Bina Marga Kabupaten Lombok Barat dan akan mengambalikannya seperti semula. Lokasi jalan yang dikeluhkan masyarakat saat ini sudah mulai dilakukan karena lapisannya terdapat lapisan LPA dan beliau menyampaikan bahwa akan secepatnya diperbaiki.

Kontraktor Pelaksana Pekerjaan SPAM di Jalan Raya Merembu menyampaikan bahwa telah dilakukan sosialisasi sebelumnya kepada masyarakat sekitar perihal akan adanya penanaman pipa SPAM. Dalam pekerjaan ini, kontraktor pelaksana sudah mengikuti prosesnya mulai dari penggalian, penimbunan material beserta sirtu, LPA dan LPB beserta dengan pemadatan, dan kemudian diatasnya akan dilakukan hotmix sesuai dengan standar pengaspalan pada umumnya. Sehingga, beliau memastikan bahwa kondisi badan jalan serta marka yang telah ada sebelumnya akan dikembalikan seperti semula.

Fathurrahman, SH menyampaikan bahwa pengembalian kondisi seperti semula yang telah dilakukan di bagian sebelah barat Jalan Raya Merembu tersebut malah terjadi penurunan elevasi permukaan. Untuk hal ini, telah dibenarkan langsung oleh Konsultan Pelaksana bahwa memang benar adanya terjadi penurunan elevasi permukaan jalan dikarenakan pada saat pengerjaan pengembalian kondisi jalan tersebut berlangsung pada saat musim hujan. Beliau menyampaikan bahwa akan dilakukan perbaikan kembali seperti semula pada lokasi dimaksud.

IAO Suwati Sideman menanggapi kembali perihal penggalian pipa SPAM ini yaitu penting adanya kerjasama sebelumnya pemilik jalan dalam hal ini yaitu DPUTR Kabupaten Lombok Barat mengetahui apa yang akan dilaksanakan pada jalan tersebut dan kapan waktu untuk rehabilitasinya.

Keluhan masyarakat akan adanya PKL di Bundaran Giri Menang ditanggapi oleh Pak Robert dari Satpol PP Kabupaten Lombok Barat. Dari Satpol PP Kabupaten Lombok Barat sebelumnya telah melakukan penyuluhan kepada PKL di Bundaran Giri Menang dan telah disampaikan kepada APKLI bahkan dengan coordinator pedagang kaki lima di Bundaran Giri Menang untuk berkoordinasi. Beliau menyampaikan bahwa sebelumnya telah dilakukan pentaan oleh Satpol PP bersama dengan Disperindag terkait dengan lokasi berjualan. Tetapi, kondisinya dilokasi dimaksud terdapat PKL pendatang baru yang menggunakan mobil, sehingga pedagang lama mengalami kecemburuan terhadap PKL pendatang baru. Untuk hal ini, beliau telah meminta kepada APKLI dan coordinator PKL disana untuk mengambil sikap akan hal tersebut.

Di kesempatan yang sama, Konsultan Provincial Rehabilitation Infrastucture and Maintanance (PRIM), John Cook pun memberikan apresiasi atas diskusi dalam rapat bulanan ini. Beliau menyampaikan bahwa kehadirannya dalam rapat ini untuk mengatahui kondisi social dalam program hibah dari Pemerintah Australia.

Kanit Dikyasa Polres Lombok Barat dalam kesempatan ini tidak henti-hentinya menyampaikan sosialisasi perihal penggunaan lajur roda dan tiga di ruas Bypass BIL II. Beliau menyampaikan bahwa sosialisasi harus juga dilakukan oleh semua pihak. Seperti diketahui sebelumnya, Satlantas Polres Lobar telah mengkampanyekan tertiba berlalu lintas dengan beraneka cara. Baru-baru ini saja, mereka jam 07.00 sudah berkumpul di Bundara Giri Menang untuk berkampanye dengan mengatraksikan peresean (sebuah seni tradisional) untuk memancing perhatian pengguna jalan. Tidak hanya lajur lambat, beliau juga meminta semua anggota forum untuk menjadi pioneer dalam ketaatn berlalu lintas.

Gita Maya selaku Staff Ahli pada FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyampaikan laporan pengaduan dan kegiatan dari Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat periode bulan Januari hingga Maret 2018. Disampaikan bahwa terdapat 30 pengaduan yang telah dihimpun melalui media SMS centre, Facebook, instagram, whatspapp, bahkan melalui pengaduan langsung kepada FLLAJ Kabupaten Lombok Barat. Dari sejumlah pengaduan tersebut, 97% keseluruhannya telah dilakukan tindaklanjut kepada dinas terkait. Serta didapatkan angka 83% untuk klasifikasi gender dari layanan keluhan masyarakat tersebut selama periode waktu yang dimaksud.

Suasana rapat bulanan tersebut berlangsung hangat. Rapat Bulanan FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menjadi bentuk reaksi positif agar warga masyarakat Lombok Barat dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman.

Materi Rapat Triwulan I FLLAJ Lobar

Video Rapat Triwulan I FLLAJ Lobar