x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Pre-Construction Meeting (PCM) Paket P4 Ruas Kediri-Dasan Bagu

Gerung - Sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat, FLLAJ Kabupaten Lombok Barat hadir dalam Pre-Costruction Meeting (PCM) untuk Paket P4 ruas Kediri – Dasan Bagu yang akan dilakukan pengerjaannya melalui Program PRIM tahun 2018. Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 Wita s.d selesai bertempat di Aula Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat. Pre-Costruction Meeting (PCM) merupakan tahapan berikutnya setelah tanda tangan kontrak yang dilakukan oleh pemilik proyek dengan kontraktor dan konsultan supervisi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat, PPK Paket P4, Tim Pengawas dari Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat Kontraktor PT. Karya Tamanusa, Konsultan Supervisi PT. Yodya Karya (Persero), serta PIUC.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat pada pembukannnya menyampaikan bahwa kegiatan Pre-Costruction Meeting (PCM) merupakan satu keharusan guna mendiskusikan antara kontraktor, konsultan, dan pemilik proyek segala hal atau item-item pekerjaan sebelum tahapan konstruksi dimulai. Disamping itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk membentuk suatu koordinasi yang baik antara PPK, pengawas, dan kontraktor pelaksana agar bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik, lancar, dan selesai tepat waktu. Beliau juga mengingatkan bahwa dalam Program PRIM, terdapat satu item pekerjaan yang mempunyai bobot cukup kuat yaitu terkait dengan perbaikan atau pembersihan drainase, sehingga butuh atensi bersama untuk kegiatan dimaksud. Harapannya, sesuai dengan pengalaman Dinas PUTR Kabupaten Lombk Barat tahun sebelumnya yaitu verifikasi administrasi mencapai keberhasilan 100% dan untuk fisik 98,4%, beliau meminta agar progress pekerjaan tidak menurun dari tahun sebelumnya dan sebisa mungkin dapat meningkat.

PPK Paket P4 Ruas Kediri – Dasan Bagu, Akhmad Hambali, ST menyampaikan bahwa bagaimana cara untuk kontraktor maupun konsultan supervisi meningkatkan kinerja agar presentase progress secara fisik untuk Paket PRIM tidak menurun dari tahun sebelumnya. Harapannya, pekerjaan fisik dapat dimulai segera mungkin guna menghadapi verifikasi ke II tahun 2018 yaitu bulan November.

Engineer PIUC, Hadi menyampaikan bahwa dalam kegiatan Pre-Costruction Meeting (PCM) pagi ini akan berdiskusi secara lengkap baik untuk hal teknis maupun non teknis. Yaitu antara lain: pemaparan dokumen kerja dari Kontraktor Pelaksana (RNK, RMKL, RK3K, UKL/UPL, RKPPL); presentasi singkat dari konsultan supervisi terkait dengan pembagian personil tiap paket; serta pembahasan penjadwalan terkait dengan Konsultasi Publik.

Pemaparan terkait dengan dokumen pekerjaan dilaksanakan oleh General Superintendet. Paket Pekerjaan P4 Kediri – Dasan Bagu akan dilakukan perbaikan oleh pemenang tender yaitu PT. Karya Tamanusa dengan Nomor Kontrak 027/15/PPK-RHB.PEMEL.PRIM/BM/03/2018. Pekerjaan dengan nilai kontrak Rp 11.999.996.000,- ini dilakukan dari tanggal 27 April 2018 sesuai dengan tanggal yang tercantum pada kontrak. Adapun panjang ruas rehab Kediri – Dasan Bagu ini sepanjang 2,7 km dengan pekerjaan BMW sebanyak 28 ruas dengan panjang 60,46 km, sedangkan untuk pekerjaan pemeliharaan rutin dengan 28 ruas dan panjang ruas 62,06 km.

Kontraktor sendiri sudah melakukan peninjauan ke lapangan terkait dengan tes tingkat kebisingn di daerah pekerjaan, pencemaran udara, dan kondisi eksisting drianase pada ruas Paket P4.

Setelah pemaparan dari GS PT. Karya Tamanusa dilakukan, terdapat beberapa masukan dari PIUC yaitu terkait dengan struktur organisasi kurang adanya tenaga K3. Selain itu terkait dengan rambu multi pesan yang terpasang sementara dipasang selama pekerjaan berlangsung, apabila paket pekerjaan telah selesai dilaksanakan agar dikembalikan dengan kondisi seperti semula kepada Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat sebagai aset dinas. Dan yang tidak kalah penting, beliau menyampaikan bahwa pekerjaan rutin seperti pemotongan rumput dan drainase agar dilaksanakan sebanyak 3 kali selama rentang waktu pekerjaan tersebut dilaksanakan.

Pembahasan terkait dengan lingkungan disampaikan oleh Ibu Jani Agustin. Beliau menyampaikan bahwa tes spesifikasi umum untuk kualitas agregat minimal dilaksanakan sebanyak 4 baku mutu dengan pengerjaannya dilakukan di laboratorium kompeten. Sayangnya, pada kegiatan ini kontraktor belum menyelesaikan dokumen RKPPL sehingga tdak dapat diberikan masukan oleh Ibu Jani. Beliau hanya menyampaikan item-item untuk RKPPL secara umum seperti tes kebisingan, tes kondisi air (sebelum dan sesudah pekerjaan dilaksanakan), pencemaran udara akibat debu terutama pada saat pekerjaan LPA dilakukan sehingga perlu adanya penyiraman yang rutin untuk dilakukan.

Ibu Jani Agustin yag ditambahkan oleh Reza Fryanka menyampaikan terkait dengan pemasangan rambu lalu lintas permanen pada pekerjaan ini. Beliau menyampaikan bahwa rambu yang akan dipasang harus dengan kualitas high intensity grade dengan pemantul. Sebelum melakukan pembelian rambu, akan berkoordiansi terlebih dahulu kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat dan Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat sehingga terkoordinir dengan baik.

Terdapat beberapa catatan yang disampaikan oleh M. Husni, ST selaku Tim pengawas dari Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat. Hal yang tidak kalah pentingnya sesuai dengan pengalaman tahun sebelumnya yaitu terkait dengan Direksi Keet. Beliau menyampaikan bahwa terdapat di dokumen sebelumnya yaitu Kontraktor wajib menyiapkan Direksi Keet di dekat lokasi pekerjaan dengan fasilitas yang memadai. Adapun fasilitas yang dimaksudkan yaitu kursi (yang tidak terbuat dari plastik), kurva S terpajang di dinding, serta dilengkapi dengan buku tamu dan buku direksi. Terkait dengan papan nama proyek, beliau menyampaikan bahwa harus tetap terpasang di pekerjaan tersebut sampai masa pemeliharaan selesai.

Sekretaris Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat menambahkan bahwa untuk setiap pekerjaan papan proyek wajib meletakkan alamat pengaduan masyarakat yang ditujukan ke alamat FLLAJ Kabupaten Lombok Barat, agar tidak terjadi seperti tahun sebelumnya yang belum mencantumkan alamat FLLAJ sebagai alamat pengaduan.

Satu hal yang tidak dapat terlewatkan dan sangat menjadi perhatian yaitu terkait dengan galian. Ibu Jani menyampaikan bahwa apabila warga sekitar meminta sisa galian tersebut digunakan untuk kepentingan warga untuk timbunan, diperluka adanya surat permintaan dari warga kepada Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat. Selain itu, sisa galian dengan kualitas yang masih baik sebisa mungkin dilakukan penimbunan di bahu jalan pada ruas jalan Lombok Barat yang tentunya perlu ada koordinasi terlebih dahulu kepada Dinas PU Lombok Barat. Sedangkan untuk galian yang tidak digunakan kembali, beliau menyampaikan bahwa pembuangan harus dilakukan di luar lokasi proyek.

Terkait dengan pemenuhan aspek Kesetaraan Gender dan Inkklusi Sosial, diperlukan toilet portable yang disiapkan oleh Kontraktor untuk pekerja yang ditempatkan di dekat lokasi pekerjaan.

Sesuai dengan kesepakatan bersama, konsultasi publik untuk Paket P4 ruas Kediri – Dasan Bagu akan dilaksanakan pada hari Rabu, 9 Mei 2018 pukul 14.00 Wita s.d selesai bertempat di Kantor Camat Kediri.

Dengan berakhirnya seluruh tanggapan dan masukan guna penyempurnaan segala dokumen untuk Kontraktor Pelaksana, berakhir pula kegiatan Pre-Costruction Meeting (PCM) Paket P4 Kediri – Dasan Bagu pada pukul 13.00 Wita.