x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Konsultasi Publik Paket I (Satu) Peningkatan Jalan (DAK) Ruas Nyiurlembang - Sesaot

Narmada - Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat kembali menghadiri kegiatan Konsultasi Publik yang diselenggarakan oleh Konsultan Supervisi. Konsultasi publik pada hari Kamis, 31 Mei 2018 ini diselenggarakan di aula Kantor Desa Suranadi dan dihadiri oleh Perwakilan Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat, Kotraktor Pelaksana, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, dan Unsur Desa Suranadi juga Sesaot.

Kegiatan yang dibuka pada pukul 10.00 ini diawali dengan sambutan Sekcam Kecamatan Narmada. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan konsultasi publik ini sangat penting dilaksanakan guna menerima masukan dari masyarakat. Beliau mengutip dari salah satu pidato Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid yang menyampaikan bahwa pekerjaan jalan di Kabupaten Lombok Barat diselenggarakan dengan hasil yang luar biasa karena kualitas yang diberikan setara dengan mutu kualitas di jalan provinsi. Hal tersebut merupakan komitmen dari Pemerintah Daerah untuk membangun jalan dengan baik, terlebih Suranadi merupakan salah satu icon wisata di Lombok Barat. Pekerjaan jalan Nyurlembang – Sesaot tingkatan dan kualitasnya berbeda karena dilakukan sesuai dengan umur rencana jalan yang telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian PU.

Perwakilan dari PIUC, Rezha Fryanka menyampaikan sejarah sedikit terbentuknya PIUC di Kabupaten Lombok Barat. Diawali pada tahun 2015 yang pada awalnya hanya mengawal kegiatan pekerjaan jalan di tingkat provinsi saja. Tetapi, dalam berjalannya waktu PIUC hadir di Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2017 untuk melakukan hal yang serupa seperti di provinsi. Beliau menyampaikan bahwa sebelumnya PIUC hanya mengawal paket pekerjaan PRIM saja yakni pekerjaan jalan yang didanai oleh Pemerintah Australia. Tetapi, lambat laun juga hadir dalam paket pekerjaan APBD untuk mengimplementasikan model PRIM ke paket APBD. Dalam paekt PRIM, belau menjelaskan bahwa pentingnya kegiatan konsultasi publik sebelum pekerjaan jalan berlangsung. Konsultasi Publik tersebut pada awal mulanya didorong oeh Pemerintah Australia dengan menganut model PRIM untuk melakukan keterbukaan dengan masyarakat terkait semua data kontrak jalan. Beliau mengharapkan kesuksesan dalam program PRIM dalam menerima masukan masyarakat sebagai informasi tambahan bagi kontraktor pelaksana dapat diimplementasikan ke dalam program APBD.

Fathurrahman selaku Sekretaris Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa Konsultasi Publik merupakan suatu bentuk bagaimana mensinergikan antara masukan masyarakat dengan kontraktor pelaksana maupun konsultan pengawas. Keterlibatan masyarakat sangat penting dimulai dari tahap perencanaan dan pengawasan. Hal ini dinilai demikian karena masyarakat sendiri lah yang akan menerima dampak dari hasil pekerjaan tersebut. Sehingga, apabila nantinya jalan telah berfungsi akan tergunakan dengan maksimal sesuai dengan umur rencana. Disamping itu, beliau juga menyampaikan bahwa Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan hadir di Kabupaten Lombok Barat sebagai wahana koordinasi antar instansi penyelenggara lalu lintas. Fungsi FLLAJ yaitu menampung keluhan/aduan/informasi masyarakat terkait dengan lalu lintas dan angkutan jalan. Dismaping itu, FLLAJ juga dengan masyarakat akan bersama-sama mengawal jalannya pekerjaan jalan ini dan mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi. Beliau menyampaikan bahwa FLLAJ Kabupaten Lombok Barat mempunyai website yang dapat diakses dengan mudah oleh semua orang yang telah menampilkan data-data pekerjaan jalan. Beliau mengharapkan, dengan telah ter publish nya data-data tersebut masyarakat dapat menggunakannya dengan baik untuk memberikan saran guna kepentingan bersama.

Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Kabuapaten Lombok Barat juga menyampaikan bahwa Konsultasi Publik ini seharusnya dilakukan dari tahap perencanaan, bukan hanya pada saat pre-kosntrkusi. Hal itu akan menjadi evaluasi bagi Dinas PU Kabupaten Lombok Barta untuk menjadi masukan untuk kedepannya. Beliau menjelaskan bahwa dalam pekerjaan jalan ini, Inspektorat Kabupaten Lombok Barat bertugas sebagai APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) denga fungsi sebagai berikut, yaitu: menjamin mutu kegiatan; memberikan peringatan dini untuk memberikan masukan sebelum pekerjaan dimulai; serta memberikan pelayanan apabila dibutuhkan selama kegiatan berlangsung. Pada akhir sambutannya, beliau mengharapakna agar dala Konsultasi Publik ini dapat menggali semaksimal ungkin masukan dan saran dari masyarakat sekitar yang akan terkena dampak akan adanya pekerjaan jalan ini untuk digunakan oleh Kontraktor Pelaksana. Disamping itu pula beliau berpesan agar Kontraktor dan Konsultan dapat bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Syaiful selaku Tim dari Konsultan Pengawas meberikan pemaparan terkait pekerjaan yang akan dilaksanakan selama 120 hari kalender pada ruas Nyurlembang – Sesaot ini. Beliau menjelaskan bahwa pekerjaan telah dimulai sejak tanggal kontrak 4 Mei 2018 sepanjang 4,675 km. Ruas ini akan dibangun jalan dengan lebar 4,5 meter ditambahkan bahu jalan disamping kiri dan kanan selebar 1 meter serta saluran. Pada sta 0 + 000 – 0 + 500 merupakan kondisi yang sangat kritis pada ruas ini disebabkan elevasi badan jalan yang lebih rendah daripada bahu jalan. Hal ini yang menyebabkan sering terjadi genangan pada titik ini. Terlebih tidak terdapat muara akhir dari saluran tersebut hingga Puskesma Suranadi. Beliau menjelaskan bahwa akan dibuatkan drainase sepanjang ruas ini denga lebar penampang basah bagian atas 70 cm; bagian bawah 40 cm; dan tinggi 70 cm.

Pada saat diskusi atau sesi tanya jawab, peserta Konsultasi Publik menekankan bahwa hal yang paling penting terkait dengan pekerjaan jalan ini yaitu perihal dengan saluran atau drainase. Saluran yang ada saat ini sudah tidak mempu menampung volume air yang cukup besar, sehingga diperlukan saluran yang baru. Atas masukan atau saran tersebut, Kontraktor Pelaksana maupun Konsultan Supervisi akan terus memperhatikan hal tersebut. Disamping itu juga Kontraktor Pelaksana menyampaikan bahwa dalam pekerjaan jalan ini,masyarakat dapat terlibat dalam pekerjaan ini. Tentunya, kontraktor akan lebih selektif untuk hal ini dan pekerjaan yang dapat diberikan kepada masyarakat setempat yaitu pekerjaan minor saja seperti pemasangan batu, penjagaan untuk alat berat, dsb.