x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Konsultasi Publik Tematik Paket P3 Ruas Sayang Sayang-Gunungsari di Desa Kekeri

Sesuai dengan rapat yang telah ditentukan sebelumnya pada hari Selasa, 3 Juli 2018 dengan PIUC serta Sekretaris Desa Kekeri dilaksanakan Konsultasi Publik Tematik terkait dengan permasalahan plat akses keluar masuk rumah warga yang akan terkena dampak adanya pekerjaan jalan ini. Bahwasannya, kontraktor tidak menganggarkan plat diatas saluran sebagai akses keluar masuk ke rumah warga. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 5 Juli 2018 ini bertujuan untuk mensosialisasikan hal tersebut agar masyarakat dapat mengerti dan memahami hal tersebut.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WITA ini dihadiri oleh warga yang berada di wilayah Kekeri yang juga terkena dampak langsung akan adanya pekerjaan jalan ini yang meliputi tokoh agama,tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan ibu – ibu PKK.

Kepala Desa Kekeri memberikan kata sambutan sebagai pembuka kegiatan konsultasi public. Beliau menjelaskan bahwa tujuan dari konsultasi public tematik ini berfokus pada pembahasan akses keluar masuk ke rumah pribadi bagi warga Desa Kekeri. Beliau mengharapkan bahwa kegiatan ini akan memberikan solusi yang bijaksana untuk warga maupun kontraktor pelaksana sehingga pekerjaan infrastruktur jalan ini dapat berjalan dengan lancar dan baik sesuai dengan harapan bersama. Sebelum mengakhiri sambutannya, beliau juga menyampaikan masukan bahwa saluran yang berada di depan Puskesmas Pembantu Desa Kekeri di arah timur, agar arah pembuangannya dapat dijadikan solusi sehingga tidak menimbulkan dampak yang kurang baik bagi warga Kekeri pada khususnya.

Penyampaian sekilas terkait dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat disampaikan oleh Shantia Sari Dewi selaku Ketua Sekretariat. Beliau menyampaikan bahwa konsultasi public merupakan ladang koordinasi terkait permasalahan infrastruktur jalan khususnya pada ruas Sayang Sayang – Gunungsari. FLLAJ terbentuk dengan keanggotaan terdiri dari 41 anggota dengan komposisi 50:50 antara masyarakat dan pemerintah. Beliau juga menyampaikan bahwa selama ini FLLAJ Kabupaten Lombok Barat telah menerima aduan dari masyarakat dengan presentase lebih dari 80% telah ditindaklanjuti oleh dinas terkait dengan kerusakan jalan, penerangan jalan umum, kerusakan akibat galian PDAM, dsb.

Konsultan Supervisi, PT. Yodya Karya menyampaikan bahwa pada paket 3 ruas Sayang Sayang – Gunungsari ini merupakan ruas rehabilitasi dengan 13 ruas lainnya yaitu pekerjaan BMW dan pemeliharaan rutin. Beliau menyampaikan permasalahan yang berada di Paket Ruas Sayang Sayang – Gunungsari yaitu ada beberapa hal dengan utamanya adalah pembuatan plat sebagai akses  keluar masuk di rumah warga. Dimana, untuk pembuatan jalan masuk untuk rumah warga ini tidak disediakan anggarannya oleh Kontraktor, terkecuali akses untuk gang-gang kecil ataupun fasilitas umum (seperti sekolah dan rumah ibadah). Beliau berharap bahwa warga dapat menerima hal seperti ini, dikarenakan anggaran yang tidak tersedia.

Dalam sesi diskusi, pada dasarnya warga Desa Kekeri menerima mengapresiasi adanya pekerjaan infrastruktur jalan yang berada di ruas Sayang Sayang – Gunungsari yang telah dinantikan selama bertahun-tahun belakangan. Bentuk dukungan masyarakat terhadap adanya pekerjaan jalan ini yaitu dengan membuat sendiri plat beton sebagai akses keluar-masuk ke rumah warga atau bangunan usaha warga. Kecuali, akses keluar masuk yang digunakan untuk fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah, atau gang-gang kecil akan menjadi tanggung jawab kontraktor.