x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Konsultasi Publik Tematik Paket P3 Ruas Sayang Sayang-Gunungsari di Desa Mambalan

Sesuai dengan agenda yang ditentukan sebelumnya, dilaksanakan kegiatan Konsultasi Publik di Desa Mambalan untuk Paket 3 (P3) ruas Sayang Sayang – Gunungsari pada hari Jumat, 6 Juli 2018. Kegiatan yang difasilitasi oleh Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat ini dihadiri oleh warga desa Mambalan yang terkena dampak langsung akan adanya pekerjaan infrastruktur jalan ini.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Desa Mambalan, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa konsultasi publik ini merupakan wadah yang digunakan untuk menerima masukan dan saran dari warga Desa Mambalan khususnya terkait dengan pekerjaan infastruktur jalan. Beliau mengharapkan agar kegiatan ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan bersama.

Pemaparan terkait dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat disampaikan oleh Fathurrahman selaku Sekretraris. Beliau memaparkan bahwa Forum hadir di Kabupaten Lombok Barat sebagai wahana koordinasi antar instansi penyelenggara lalu lintas dan jalan. Oleh karena itu, apabila masyarakat mempunyai permasalahan terkait dengan kerusakan jalan ataupun masukan  pada pelaksanaan pekerjaan paket P3 ini dapat disamapaikan melalui media pengaduan yang telah disiapkan oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barat. Dalam akhir pemaparannya, beliau mengajak warga Desa Mmabalan untuk ikut serta berperan dalam pengawasan pekerjaan jalan yang sedang berlangsung pada ruas Sayang Sayang – Gunungsari, sehingga jalan yang semakin mantap ini dapat bermanfaat untuk kepentingan bersama.

Hadi Suwasono selaku perwakilan dari PIUC menyampaikan bahwa kegiatan konsultasi publik yang dilaksanakan di Desa Mambalan ini terfokus pada sosialisasi kepada warga yang bangunannya terkena dampak akan adanya pekerjaan jalan ini bahwa kontraktor maupun pemilik proyek tidak ada menganggarkan untuk pembuatan plat sebagai akses keluar masuk dari bangunan ke jalan yang berada di atas saluran, terkecuali untuk gang-gang masuk dan fasilitas umum (seperti sekolah dan rumah ibadah).

Masyarakat sangat mengapresiasi terhadap pembangunan infrastruktur jalan di ruas ini. Beliau menyampaikan bahwa pekerjaan jalan yang telah manjadi wacana sejak 2 tahun lalu ini akhirnya terwujud dengan dana hibah dari Pemerintah Australia. Apresiasi dan bentuk dukungan lainnya juga terlihat dari antusias warga yang hadir dalam kegiatan ini dan aktif pada saat sesi diskusi atau tanya jawab. Bahwa pada dasarnya masyarakat sudah cukup senang dengan adanya perbaikan jalan di wilayah mereka, sehingga bentuk dukungan masyarakat terhadap pembangunan jalan tersebut yaitu dengan membuat sendiri plat (akses keluar masuk ke rumah warga). Terkecuali akses fasilitas umum yang akan dibangun langsung oleh kontraktor.