x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Konsultasi Publik Tematik Paket P3 Ruas Sayang Sayang - Gunungsari di Desa Ranjok

Sesuai dengan hasil rapat pada saat monitoring dan verifikasi lapangan yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2018 yang lalu, FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyelenggarakan kegiatan Konsultasi Publik Tematik untuk sosialisasi kepada warga setempat desa Ranjok khususnya yang terkena akan dampak pekerjaan jalan paket P3 ruas Sayang Sayang – Gunungsari. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 Juli 2018 pukul 09.00 Wita s.d selesai.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.20 Wita ini dibuka oleh Sekretrasi Desa Ranjok. Dalam sambutan pembukaannya beliau menyampaikan tujuan acara ini yaitu Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai wadah koordinasi antar instansi penyelenggara mengadakan kegiatan ini terkait pembangunan pekerjaan jalan Paket P3. Kegiatan ini mengundang warga Desa Ranjok yang terkena dampak langsung akan adanya pekerjaan jalan ini untuk mengikuti sosialisasi ataupun memberikan masukan dan saran demi kelancaran pekerjaan.

Fathurrahman selaku Sekretaris Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahawa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan infromasi kepada masyarakat terkait dengan pekerjaan jalan. FLLAJ yang terbentuk dari tahun 2017 ini telah aktif menerima masukan/keluhan/informasi terkait dengan lalu lintas dan jalan raya khsusunya untuk wilayah Kabupaten Lombok Barat. FLLAJ hadir sebagai mediator penyelenggara lalu lintas yang tertuang dalam Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009. Penyelenggara lalu lintas tidak hanya berada di Dinas Perhubungan saja tetapi juga adanya keterlibatan Dinas PUTR, Kepolisian, serta instansi terkait. oleh sebab itu, disinilah FLLAJ berperan yaitu mensinkronkan semua penyelenggara lalu lintas tersebut guna kelancaran lalu lintas dan jalan. FLLAJ ini sendiri tidak hanya terdiri dari unsure pemerintah saja, tetapi terdapat 50% dari keanggotaannya juga unsure masyarakat seperti Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, LSM, Organisasi Perempuan, pun Kelompok Disabilitas yang berada di LombokBarat. Tugas pokok dan fungsi dari FLLAJ ini yaitu bagaimana menampung aduan dari masyarakat, tidak hanya di ruas pekerjaan jalan P3 saja, tetapi juga untuk keluhan lainnya terkait jalan raya dan lalu lintas yang berada di wilayah Lombok Barat. Pengaduan tersebut dapat disampaikan atau disalurkan kepada Forum melalui media pengaduan yang telah disediakan baik melalui SMS Centre ataupun media social seperti FB, Instagram, maupun Whatsapp. Terkait dengan pembanguna jalan pada ruas Sayang Sayang – Gunungsari ini merupakan keinginan atau aspirasi dari masyarakat yang telah dinantikan sejak lama. Oleh karena itu, dukungan dari masyarakat khususnya warga Desa Ranjok sangat dibutuhkan demi kelancaran pekerjaan dan mewujudkan kepentingan bersama.

Hadi Suwasono selaku Engineer PIUC menyampaikan bahwa PIUC telah hadir guna memberikan pengawasan atas pekerjaan Paket PRIM yang merupakan dana hibah dari Pemerintah Australia. Paket 3 yang berada di ruas Sayang Sayang – Gunungsari ini merupakan paket pekerjaan jalan ke 26 yang berada di NTB. Mekanisme pembiayaan sebelumnya 100% dibiayain oleh APBD Kabupaten Lombok Barat. Setelah pekerjaan berakhir pada akhir masa kontrak, pemberi hibah akan melakukan veirifkasi lapangan. Apabila pada saat verifikasi dikatakan lulus atau memenuhi persayaratan hibah, anggaran pekerjaan tersebut akan diganti 40% oleh Pemerintah Australia. Beberapa persayaratan guna mendapatkan dana hibah tersebut secara keseluruhan yaitu drainase atau saluran di bagian kiri dan kanan harus berfungsi sebagaimana mestinya. Dalam pekerjaan ini, perlu adanya keterlibatan dari masyarakat untuk membuat plat beton sebagai akses keluar masuk dari jalan ke rumah warga di atas saluran. Pada akhir pemaparannya, beliau mengharapkan pada pekerjaan jalan ini adanya kontribusi yang besar dari masyarakat untuk membentuk rasa memiliki.

Dalam kegiatan konsultasi public ini terdapat sesi tanya jawab dari peserta kepada narasumber terkiat dengan pekerjaan jalan. Hadi Suwasono menyampaikan apresiasi terhadap pertanyaan maupun masukan untuk pelaksana di lapangan pada ruas ini. Beliau pula menyampaikan bahwa pada tahap ini dalam tahap pembuatan saluran, perlu adanya koordinasi antara pelaksana baik kontraktor maupun konsultan dengan warga untuk menginformasikan lokasi titik biasa genangan terjadi dan melakukan survey bersama sehingga saluran dapat mengalirkan air dengan baik hingga ke sungai. Beliau mengharapkan agar masukan yang seperti ini yang dibutuhkan untuk kelancaran pekerjaan, karena apabila drainase tidak berjalan sesuai dengan fungsinya maka dana hibah tidak dapat dibayarkan sepenuhnya. Disamping drainase berfungsi dengan baik persayaratan untuk mendapatkan hibah sepenuhnya yaitu terkait kualitas dan geometrik jalan yang baik. Terkait dengan saluran yang disampaikan terlalu sempit, beliau menanggapinya bahwa saluran akan diperlebar. Untuk masukan warga terkait dengan perlunya peninggian badan jalan, disampaikan pula bahwa pada ruas Sayang Sayang – Gunungsari ini akan dilakukan peninggian pada elevasi eksisting jalan yang rendah setinggi 30 cm. Sedangkan untuk elevasi eksisting yang sudah tinggi akan dilakukan peninggian 12,5 cm agregat dengan 6,5 cm aspal. Beliau juga sangat setuju agar kontraktor pelaksana memperhatikan drainase, karena umur rencana jalan akan tidak sesuai harapan apabila drainase tidak mendapat perhatian dengan baik. Usulan warga terkait dengan permintaan agar saluran dipermanen akan ditampung dan segera dilakukan survey oleh kontraktor yang berada di lapangan.

Segala pemaparan dan penjelasanterkait dengan jaringan aliran air serta saluran yang akan dibuat baru dari GS Kontraktor PT. Kesawa Karya Abadi sesuai gambar design. Beliau juga menyampaikan selama pekerjaan saluran berlangsung akan menerima dengan baik masukan dan saran dari warga setempat.