Berita

Home / Berita

Kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi PRIM di Desa Montong Are

Kunjungan Tim Monitoring dan Evauluasi PRIM oleh Mr. Ty dan Pak Maddi diselenggarakan di Aula Kantor Desa Montong Are. Pada kesempatan ini, Tim Monev PRIM berdiskusi langsung dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta Ibu-Ibu PKK yang terkena dampak langsung akan adanya pekerjaan jalan pada ruas paket PRIM P4 (Kediri – Dasan Bagu). Diskusi yang dimaksud terkait dengan isu-isu sosial dengan adanya paket pekerjaan jalan baik untuk hal-hal positif maupun negatif.

Pak Haekal Kamil selaku Masyarakat Desa Montong Are menyampaikan bahwa baik dari FLLAJ maupun Konsultan supervisi telah melakukan kegiatan Konsultasi Publik sebelum maupun pada saat berlangsung pekerjaan jalan ini. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kepada warga Montong Are pekerjaan apa saja yang akan dilaksanakan pada ruas Kediri – Dasan Bagu tersebut. “Kami juga diperkenalkan media pengaduan terhadap keluhan atau informasi terkait dengan pekerjaan jalan yang sedang berlangsung ini, yaitu FLLAJ. Dan kami sangat mengapresiasi respon dari mereka”, ujar Haekal.

Ketua PKK Desa Momtong Are menyampaikan keluhan dengan debu yang ditimbulkan akibat dari adanya penghamparan LPA pada saat pekerjaan jalan berlangsung. “Mohon ya, disampaikan kepada Kontraktor Pelaksana agar penyiraman dapat dilakukan lebih maksimal. Kasian buat anak-anak cukup membahayakan kesehatan terutama pernapasan mereka”. Terkait keluhan ini akan dikoordinasikan oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barat dengan Konsultan Supervisi agar segera menindaklanjuti hal tersebut.

Ibu Mutiah salah satu warga Desa Montong Are memberikan apresiasi kepada Pemerintah Australia terhadap dana hibah yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terkait adanya pekerjaan infrastruktur jalan di Desa Montong Are (ruas Kediri – Dasan Bagu) ini. Mengingat hal ini sudah lama didambakan oleh warga Desa Montong Are khususnya agar jalan menjadi mulus. “Insyaallah, setelah jalan mulus ini transportasi menjadi lancar begitu juga dengan perekonomian kami. Tamu dari luar daerah yang akan datang kesini juga tidak merasa terganggu dengan jalan rusak seperti dulu. Terlebih-kan kami PKK di Desa Montong Are menjadi juara 1 nasional, pasti banyak dari tamu yang datang untuk belajar kepada kami”, tambahnya.