Berita

Home / Berita

Rapat Bulanan FLLAJ Kab. Lobar Oktober 2018

FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyelenggarakan rapat Bulan Oktober tahun 2018. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat ini dilaksanakan di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat pada hari Senin, 29 Oktober 2018.

Pengaduan yang masuk selama bulan oktober 2018 sebanyak 12 buah yang didominasi dengan pengadu berjenis kelamin laki-laki dan media pengaduan dominan melalui facebook FLLAJ Kabupaten Lombok Barat.

Berikut daftar aduan, informasi dan tindak lanjut :

  1. Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat
  1. Pengaduan terkait dengan keluhan warga yang berada di ruas pekerjaan jalan Kumbung – Kuripan oleh Ibu Weni disampaikan bahwa pengaduan ini telah dilakukan tindak lanjut oleh pihak pelaksana.
  2. Longsor yang terjadi pada paket pekerjaan jalan ruas Kediri – Dasan Bagu akan segera ditangani oleh pihak pelaksana.
  3. Permintaan peningkatn status jalan dari jalan desa menjadi jalan kabupaten di ruas obyek wisata air terjun Geripak akan diajukan di periode 2021 mengingat pengajuan peningkatan status jalan dilakukan setiap 5 tahun sekali.
  4. Terkait perlunya dinding penanahan di jembatan yang berada di Kebon Talo pengaduan ini ke instansi terkait yang berada di Kota Mataram.

 

  1. Polres Lombok Barat
  1. Terkait pelanggaran sepeda motor yang menggunakan jalur cepat BIL II diperlukan kesadaran masyarakat yang lebih baik lagi. Polres Mataram telah melakukan sosialisasi, operasi rutin, maupun operasi gabungan terkait hal tersebut.
  2. Satlantas Polres Mataram akan melakukan Operasi Zebra mulai dari 30 September hingga 12 November. Diharapkan pengendara melengkapi kelengkapan dan surat-surat kendaraan bermotornya.

 

  1. Dinas Perhubungan
  1. Terkait Traffic light di simpang lima Gerung yang tidak aktif akan segera dikoordinasikan oleh dinas terkait yaitu Dinas Perhubungan, Balai Transportasi Perhubungan Darat, dan Dinas Perumahan dan Pemukiman.
  2. Truk parkir di bahu jalan raya Kediri akan dilakukan sosialisasi kepada pengusaha angkutan agar menertibkan pegawainya.
  3. Pasar gunungsari akan dilakukan evaluasi kembali bersama dinas terkait agar permasalahan yang terjadi dapat segera diselesaikan terkait berkurangnya omset pasar setelah dipindahkan.

 

Beberapa Masukan anggota forum yang dapat dijadikan perhatian antara lain :

  1. Ahmadi selaku Anggota FLLAJ mengapresiasi pemindahan pasar karena dapat menyelesaikan masalah kemacetan di sekitar pasar Gunung Sari. Namun perlu adanya tambahan fasilitas berupa toilet demi kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar.
  2. Nawiyah dari Organda menyampaikan terkait jalan di pusuk yang jika dilalui kendaraan berat dapat menimbulkan kemacetan
  3. Edi Sutaryono selaku pengamat transportasi menyampaikan perlunya akses jalan yang lebih baik untuk pasar gunungsari yang baru.
  4. Heru dari Suara NTB menyampaikan informasi terkait pasar gunung sari yaitu perlunya fasilitas yang memadai dan penanganan untuk beberapa pedagang yang tidak memiliki lahan untuk berjualan. Beliau juga menyampaikan terkait kejelasan jalan Barat Kubur Desa Sesela yang tidak jadi dilakukan penanganan.

Agenda penting dalam rapat ini yaitu expose hasi KRMS yang dapat diakses oleh masyarakat melalui website ini pada menu data pekerjaan. Atau melalui https://fllajlombokbaratkab.or.id/statis-63-hasilkrms2019.html