x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Konsultasi Publik Desa Giri Sasak Ruas Dasan Geres – Buntage

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Lombok Barat kembali menginisisi kegiatan konsultasi publik tahap desain ruas Dasan Geres – Buntage di  desa Giri Sasak, Kabupaten Lombok Barat pada hari Sabtu, 12 Januari 2019. Kegiatan yang dihadiri oleh 30 orang warga Desa Giri Sasak yang akan terkena dampak pekerjaan jalan yang akan didanai melalui dana hibah PRIM tahun 2019 ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dari masyarakat sekitar guna penyempurnaan desain.

Kepala Desa Giri Sasak dalam kesempatan ini menyampaikan harapannya dalam pekerjaan ini bahwa masyarakat dapat ikut serta berpartisipasi baik dari tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pada ruas Dasan Geres – Buntage.

Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat menyampaikan informasi terkait dengan FLLAJ. Salah satu bentuk keterlibatan masyarakat yaitu memberikan aduan/keluhan/masukan terkait dengan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan. Hal ini merupakan satu bentuk perwujudan kepedulian masyarakat terhadap llaj yang ada saat ini. Disamping itu pula, keterlibatan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pekerjaan infrastruktur jalan sangat diharapkan dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi nantinya. Dalam keanggotaan FLLAJ Kabupaten Lombok Barat ini pula beliau menambahkan bahwa terdapat 30% keterlibatan unsur perempuan didalamnya dan kelompok penyandang disabilitas serta kelompok rentan lainnya untuk mendukung program inrastrucure for all.

Novia Hilda selaku Junior Engineer PIUC menyampaikan bahwa pekerjaan jalan ruas Dasan Geres Buntage ini merupakan pekerjaan jalan dengan bantuan dana hibah Pemerintah Australia melalui Program PRIM. Pekerjaan jalan ini terlebih dahulu didanai 100% melalui APBD Kabupaten Lombok Barat. Setelah selesai pekerjaannya, Tim Teknis akan menilai pekerjaan ini dengan syarat serta ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Adapun persayaratan yang ditetapkan ada dua macam yaitu persayaratan teknis maupun non teknis. Persayaratan teknis tersebut yaitu lebar aspal 4,5 meter dengan bahu jalan pada sisi kiri dan kanan selebar 1 meter serta saluran di sisi kiri dan kanan. Persayaratan non teknis tersebut yaitu keterlibatan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan mendukung guna mewujudkan pembangunan ini agar berjalan dengan lancar. Apabila telah memenuhi syarat yang ditetapkan tersebut, maka Kabupaten Lombok Barat akan mendapatkan dana penggantian sebesar 40% dari dana yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Fathurrahman selaku Sekretaris FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa peningkatan infrastruktur jalan yang baik telah tertuang dalam RPJM dan RPJD yang terfokus bagaimana penyediaan jalan yang mantap. Dalam peningkatan jalan di Kabupaten Lombok Barat terdapat beberapa sumber pembiayaan yaitu antara lain DAK, DAU, serta dana hibah. Pekerjaan peningkatan jalan ruas Dasan Geres – Buntage merupakan kegiatan dengan pembiayaan berasal dari Pemerintah Australia melalui Program PRIM. Infrastruktur yang baik akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Disamping itu pula, hubungan sosial dengan masyarakat antar desa juga semakin membaik serta adanya potensi pengembanagan ekonomi wilayah untuk dijadikan sebagai potensi wisata mengingat Desa giri Sasak merupakan destinasi wisata yang telah sering digunakan untuk event nasional. Dengan adanya pelibatan masyarakat inilah akan didapatkan pekerjaan jalan yang berkualitas. Pelibatan masyarakat yang dimaksud dalam hal ini yaitu turut mengawasi jalannya pelaksanaan pekerjaan hingga tahap evaluasi. Hal ini menjadi sangat penting dikarenakan masyarakat sekitar sendiri lah yang lebih mengetahui terkait dengan wilayahnya sendiri.

Konsultan Perencana memberikan tayangan video terkait dengan ruas jalan Dasan Geres – Buntage yang akan terkena pekerjaan jalan untuk Desa Giri Sasak. Sembari penanyangan video ini, peserta sosialisasi konsultasi publik dapat langsung memberi masukan dan saran.

Konsultan Perencana bahwa di sekitar ruas tersebut akan dibuatkan saluran pada sisi kiri dan kanan. Sedangkan untuk memperbaiki jembatan tidak ter cover dalam pekerjaan ini. Tetapi, beliau meminta kepada FLLAJ Kabupaten Lombok Barat untuk berkoordinasi dengan Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat untuk melakukan tindak lanjut atas keluhan ini.

Atas usulan warga Konsultan Perencana menyampaikan bahwa sepanjang ruas ini yaitu 6,47 km pada ruas Dasan Geres – Buntage akan dilakukan normalisasi saluran terhadap saluran yang telah ada. Sedangkan apabila tidak terdapat saluran akan dibuatkan saluran sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Pada dasarnya, untuk ruas pekerjaan Dasan Geres – Buntage yang bersentuhan dengan Desa Giri Sasak tidak ada lahan warga yang terkena pada pekerjaan ini.

Di akhir kegiatan ini, dilakukan penandantanganan berita acara oleh perwakilan peserta konsultasi publik di Desa Giri Sasak serta narasumber yang hadir sebagai bentuk persetujuan dan dukungan terhadap pekerjaan jalan ruas Dasan Geres – Buntage.