x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Rapat Bulan Maret FLLAJ Kabupaten Lombok Barat

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Lombok Barat kembali menyelenggarakan rapat bulanan Maret pada hari Jumat, 29 Maret 2019 bertempat di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Terdapat 20 pengaduan yang telah terhimpun selama bulan Maret. Pengaduan tersebut berasal dari media pengaduan yang telah disiapkan oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barat seperti Facebook, Instagram, SMS Center, Whatsapp, maupun pengaduan langsung.

Rapat dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat selaku Ketua FLLAJ Kabupaten Lombok Barat, H. Akhmad Saikhu menyampaikan bahwa FLLAJ Kabupaten Lombok Barat pada bulan ini sedang padat dan fokus dalam kegiatan konsultasi publik paket pekerjaan jalan baik pada Paket PRIM maupun APBD Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan konsultasi publik yang dijalanin tidak hanya pada waktu kerja saja, tetapi juga waktu libur seperti Sabtu dan Minggu. Oleh karena itu, beliau memberikan apresiasi terhadap kerja keras dari tim pokja dan sekretariat FLLAJ Kabupaten Lombok Barat.

Shantia Sari Dewi selaku Ketua Sekretariat FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyampaikan 20 buah pengaduan pada bulan Maret 2019. Berikut adalah hasil pembahasan dari pengaduan yang masuk:

1.     Pengaduan pertama pada tanggal 1 Maret 2019 melalui Facebook FLLAJ yang berkait dengan truk dengan parkir liar di sisi jalan pada beberapa titik lokasi yang berada di Kabupaten Lombok Barat serta untuk pengaduan serupa lainnya. Dalam hal ini, FLLAJ Kabupaten Lombok Barat telah melakukan tindak lanjut pengaduan yaitu telah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan menegur dan menempelkan sticker dilarang parkir. Selain itu juga, FLLAJ Kabupaten Lombok Barat bersama dengan Polres Lombok Barat, Pol-PP Kabupaten Lombok Barat, dan Dishub Kabupaten Lombok Barat telah memasang spanduk di area lokasi yang sering kali digunakan sebagai tempat parkir. FLLAJ Kabupaten Lombok Barat selanjutnya juga akan melakukan pertemuan internal guna mencari solusi lahan untuk parkir.

I Made Parsa selaku Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa pengaduan ini telah dilakukan tindaklanjut dengan melakukan sosialisasi kepada pemilik angkutan tersebut melalui sticker yang ditempel pada truk-truk tersebut maupun pemasangana spanduk larangan parkir pada lokasi tersebut. Beliau menyampaikan bahwa perlu adanya rapat intermal lanjutan agar dapat segera dilakukan penindakan lanjutan terhadap truk yang melanggar tersebut.

Juanda selaku Kanit Dikyasa Polres Lombok Barat menambahkan perlu adanya rapat internal untuk memikirkan tindakan yang pantas terhadap angkutan-angkutan yang melanggar tersebut. Beliau menyampaikan bahwa armada yang terus berulang melakukan pelanggaran tersebut akan dilakukan tilang, tetapi apabila armada baru akan dilakukan catatan atau teguran awal. Untuk memberikan efek jera memang semestinya dengan tilang tidak ada permasalahan karena hal tersebut telah mempunyai dasar hukum.

Perwakilan Polres Mataram menanggapi bahwa parkir liar yang berada di sisi jalan pada daerah Senggigi telah dilakukan teguran bahkan tilang. Dari polres Mataram telah berusaha untuk melakukan penertiban secara rutin terhadap angkutan armada yang melanggar.

Kasmiati selaku perwakilan PIUC menyampaikan isu penggunaan sisi jalan merupakan persoalan di semua daerah dan merupakan isu lama. Hal ini diperlukan kebijakan dari pusat terkait dengan penertiban tersebut.

Amrul Jihad selaku Tokoh Masyarakat menyampaikan sosialisasi diperlukan hingga ke tingkat desa. Karena desa saat ini telah mempunyai kewenangan khusus. Beliau menekankan bahwa perlu adanya solusi dari penertiban parkir tersebut untuk mengarahkan lahan mana yang dapat digunakan sebagai lokasi parkir.

2.     Pengaduan selanjutnya terkait dengan kerusakan jalan di sayang-sayang - gunungsari akibat galian pipa PDAM serta aspal yang tidak menempel pada lapisan aspal bagian bahwa sehingga gelombang terjadi pada badan jalan.

Kasi Perencanaan Teknis dan Pengendalian Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa kerusakan jalan disebabkan adanya pipa yang cukup besar dari PDAM. Beliau menyampaikan bahwa kerusakan jalan akibat pipa PDAM tersebut telah dilakukan pengembalian kondisi oleh pihak PDAM. Terkait dengan jalan yang masih bergelombang tersebut akan dilakukan survey ulang oleh tim Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat.

Perwakilan PDAM menyampaikan bahwa kebocoran telah dilakukan perbaikan dan pengaspalan akan segera dilakukan oleh rekanan dari PDAM itu sendiri. 

3.     Pengaduan selanjutnya yang datang dari facebook FLLAJ Kabupaten Lombok Barat terkait dengan kerusakan jalan Medas Bawak Bagek – Limbungan Selatan. FLLAJ Kabupaten Lombok Barat telah menanggapi kepada pengadu bahwa ruas ini akan dilakukan penanganan atau rehabilitasi melalui Dana Anggaran Khusus (DAK) Kabupaten Lombok Barat tahun 2019.

4.     Pengaduan selanjutnya terkait dengan sampah yang berada di ruas jalan Meninting – Midang, dimana pengadu meminta bak sampah atau container pada ruas tersebut. Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa akan dilakukan pengecekan oleh koordinator persampahan yang berada di saluran. Sehingga, nantinya akan dicarikan solusi untuk penambahan armada pengangkut sampah pada lokasi tersebut.

5.     Pengaduan terkait dengan kerusakan jalan provinsi Soekarno – Hatta Gerung telah ditanggapi oleh Dinas PU Provinsi bahwa sedang dilakukan tender dan pengerjaan pada tahun ini.

6.     Kerusakan jalan di Dusun Batu Butir, Kekait telah ditanggapi oleh kasi Perencanaan Teknis Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat bahwa pada ruas ini tidak pernah diusulkan oleh masyarakat setempat melihat dari hasil musrenbang, sehingga perencanaan perbaikan jalan pada ruas ini belum ada. Dimohon agar pihak desa bisa mengusulkan dalam musrenbang desa untuk tahun depan agar dapat direncanakan.

7.     Pengaduan terkait dengan pohon tumbang di Gerung yang mengenai mobil si pengadu ditanggapi langsung oleh Kepala Bidang Tata Kota Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa perantingan dari Dasan Cermen hingga Lembar akan dimulai dari hari Senin (1 April 2019). Pengerjaan dilaksanakan selama 1 (satu) bulan.

8.     Beliau menambahkan terkait dengan pengaduan ketidak aktifan PJU yang berada di BTN Pemda Gerung, akan dilakukan pengecekan pada hari ini oleh tim dari Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombook Barat.

9.     Terkait dengan kemacetan yang berada di depan Pasar Keru ditanggapi oleh Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat bahwa kemacetan yang terjadi di depan pasar merupakan fenomena yang tidak dapat dihindarkan, terlebih pada hari pasaran. Beliau menyampaikan bahwa koordinasi dari mandor pasar (Bappenda) dengan Dinas perhubungan dan Pol-PP dapat dikatakan masih kurang. Sehingga, perlu dibangun koordinasi yang baik antara stakeholder-stakeholder terkait agar permasalahan ini tidak menjadi berlarut.

10.  Pengaduan terkait dengan kerusakan jalan di depan Pasar Sekotong akibat dari tidak adanya saluran di sekitar lokasi tersebut untuk pembuangan akhir. Kasi Perencanaan Teknis dan Pengendalian Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa permaslahan yang terjadi pada pembuangan akhir. Pada tahun 2017, telah dibangun saluran tetapi ada dua rumah yang menghalangi sehingga terjadi kebuntuan pembuangan.

 FLLAJ mengucapkan terima kasih atas peran aktif masyarakat dalam menyampaikan aduan serta informasi terkait lalu lintas dan jalan yang ada di Kabupaten Lombok Barat. Sebagai informasi FLLAJ merupakan sarana koordinasi antar stakeholder yang terkait lalu lintas dan jalan raya. Tindak lanjut pengaduan secara fisik sepenuhnya dilakukan oleh dinas terkait dan FLLAJ bertugas memantau dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait tindak lanjut dari aduannya.