x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Rapat Bulan April FLLAJ Kabupaten Lombok Barat 2019

FLLAJ Kabupaten Lombok Barat membahas 15 pengaduan yang dihimpun dari bulan Maret. Beberapa aduan berulang dan satu permasalahan diadukan oleh lebih dari satu orang. Aduan tersebut disampaikan oleh Ibu IAO Suwati Sideman, ST.,MSc selaku Ketua Pokja FLLAJ Kabupaten Lombok Barat

Terkait Pasar Gunung Sari Arief Nuradhi selaku perwakilan Bappeda Kabupaten Lombok Barat menanggapi bahwa seharusnya instansi terkait berkoordinasi dengan Bappeda Kabupaten Lombok Barat agar penganggaran dapat direncanakan sebelumnya terlebih untuk pemindahan pasar tersebut. Sehingga, keluhan masyarakat terkait dengan jalan becek yang berada di Pasar Gunungsari tidak terjadi kembali. Tahun 2019 telah disiapkan dana 3,6 milyar untuk pembangunan 1 loss pasar tipe c yang berada di Pasar Gunungsari. Terkait dengan desain saluran dan terminal akan direncanakan mendatang dengan berkoordinasi antar instansi teknis terkait.

Pengaduan selanjutnya berasal dari media facebook terkait permintaan rambu sementara sebagai pengamanan pada pekerjaan jalan yang sedang berlangsung di ruas Keru – Suranadi. Beliau menyampaikan bahwa FLLAJ Kabupaten Lombok Barat telah melakukan tindak lanjut yaitu berkoordinasi dengan Kontraktor Pelaksana. Kontraktor telah menambahkan rambu sementara sepanjang pekerjaan jalan

Pengaduan berulang terkait dengan kerusakan jalan di ruas Lendang Re – Loang-Longan, Kecamatan Sekotong yang telah cukup membahayakan. Pengaduan ini ditanggapi oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat bahwa telah dilakukan survey oleh tim Bina Marga. Perencanaan dan anggaran telah disiapkan oleh Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat untuk kerusakan jalan ini, tetapi untuk tahun ini anggaran untuk kerusakan jalan ini tidak tersedia.

Shantia Sari Dewi menyampaikan bahwa perlu adanya rapat koordinasi dengan BPBD dikarenakan kerusakan jalan akibat dengan bencana alam.

Kerusakan jalan pada ruas Eyat Mayang – Ganjar yang ditanami pohon pisang ditengahnya, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa ruas jalan Eat Mayang – Ganjar merupakan jalan kabupaten yang baru saja naik status dari jalan desa. Ruas jalan ini belum masuk ke prioritas perbaikan jalan dikarenakan melihat volume kendaraan atau LHR yang cukup minim pada ruas tersebut.

Beberapa titik kerusakan jalan yang berada di ruas Paket PRIM tahun 2018 yaitu Sayang Sayang – Gunungsari telah ditanggapi oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat. Beliau menyampaikan bahwa pada ruas ini masih dalam masa pemeliharaan rutin, sehingga kontraktor masih mempunyai kewajiban untuk melakukan perbaikan. Beliau menyampaikan pula bahwa akan segera menghubungi kontraktor terkait akan hal ini.

Pengaduan terkait dengan ketidak aktifan traffic light pada simpang empat Gerung ditanggapi oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Beliau menyampaikan bahwa akan segera berkoordinasi dengan Balai Transportasi Darat yang memiliki kewenangan akan hal ini.

Kerusakan jalan di ruas Kuranji Dalang ditanggapi langsung oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat. Beliau menanggapi akan segera dilakukan survey oleh tim Bina Marga untuk titik lokasi pastinya ruas jalan ini.

Jaelani selaku perwakilan penyandang disabilitas menyampaikan bahwa titik lokasi yang dimaksud pada ruas Kuranji tersebut yaitu Kuranji Dalang. Kerusakan jalan tersebut diakibatkan oleh adanya proyek pembangunan rumah BTN PT. Royal. Beliau menyampaikan bahwa perbaikan jalan sebelumnya telah disampaikan oleh PT. Royal selaku pengembang jalan tersebut akan dilakukan perbaikan oleh pengembang tersebut. Sehingga, beliau mengusulkan agar pada rapat selanjutnya dapat mengundang PT. Royal selaku pengembang untuk melakukan klarifikasi akan hal ini.

Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak aktif pada ruas jalan Soekarno – Hatta telah ditindaklanjuti oleh Dinas Perumhana dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat. Sehingga, saat ini PJU telah aktif kembali.

Pengaduan terkait dengan kerusakan jalan Sekotim ke arah Mareje Timur perlu segera dilakukan perbaikan. Berkaitan dengan hal ini, telah dilakukan tindaklanjut oleh tim Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat.

Terkait dengan permintaan angkutan atau bis sekolah untuk mengangkut anak-anak sekolah di Paud Cendekia ditanggapi oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasana Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Beliau telah melakukan survey terkait dengan pengaduan ini bahwa lebar jalan pada Paud Cendekia tidak dapat memungkinkan apabila bis sekolah melewatinya. Lokasi paud ini berada di gang kecil yang hanya bisa dilewati oleh motor saja. Sehingga, pengaduan ini akan ditampung saja untuk dicarikan solusi penanganannya.

Pengaduan terkait dengan parkir alat berat di ruas Keru – Suranadi yang sangat mengganggu pengguna lalu lintas khususnya pada jarak pandang pengguna kendaraan bermotor. Berkaitan dengan hal ini, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa telah menghimbau kontraktor pelaksana pada ruas pekerjaan tersebut untuk menindaklanjuti pengaduan ini. Untuk kasus yang dilaporkan alat berat sudah dipindahkan.

Pengaduan terakhir terkait dengan kerusakan jalan menuju Desa Pakuan Kecamatan Narmada akibat longsor ditanggapi oleh Kepala Desa Sesaot. Akan dikoordinasikan apakah jalan tersebut masuk ke dalam penanganan bencana atau kerusakan jalan. Dan akan segera ditindak lanjuti oleh dinas yang berwenang