x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Sosialisasi Sampah oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barat

Lombok Barat - Dari hasil verifikasi jalan oleh Tim Teknis, ditemukan banyak sampah yang berada di depan pekarangan maupun saluran yang berada di depan rumah warga. Oleh karena itu, FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menginisiasi kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah pada 4 desa yang diawali dengan Desa Jatisela, Desa Sesela, Desa Midang, dan Desa Tempos.

Kegiatan ini diisi oleh Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup. beliau memberikan pemaparan kepada peserta sosialisasi bagaimana mengelola sampah dengan baik dan benar. Dalam perundang-undangan, telah disebutkan terkait dengan pengelolaan sampah. Peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum dalam pengelolaan persampahan yaitu:

a.       Undang-Undang No. 18 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah

b.      Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

c.       PP No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara

d.      PP No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air

e.       PP No. 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan sampah sejenis Sampah Rumah Tangga

f.        Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat No. 3 Tahun 2017 tentan Pengelolaan Sampah

g.      Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2018 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah

DLH telah melalukan penanganan sampah secara komprehensif dalam kegiatan penanganan sampah meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah. Adapun komponen yang diperlukan antara lain:

a.       Kesadaran masyarakat

b.      Regulasi / Peraturan Perundang – Undangan

c.       Peranan dan Komitmen Pemerintah Daerah, Swasta dan Masyarakat

d.      Personil dan Sarana Prasarana Pendukung

e.       Teknologi Pengelolaan Persampahan

f.        Anggaran Pengelolaan Persampahan

Adapun tindak lanjut program kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam pengelolaan persampahan yaitu meningkatkan kesadaran masayarakat melalui bintek dan sosialisasi serta pembinaan ke sekolah-sekolah melalui Program Adiwiyata dan Green School (Bekerja sama dengan JICA). Hal yang tidak kalah pentingnya yaitu meningkatkan peranan pemerintah daerah dan masayarakat. Adapun program-program terobosan dari pemerintah daerah adalah mengembangkan kelompok-kelompok masyarakat pengelolaan sampah 3R (TPST 3R, Bank sampah) di tiap kecamatan melalui Pelatihan dan Pemberian bantuan sarana pendukung pengelolaan sampah 3R. hingga tahun 2018 sudah ada 18 TPST 3R yang terdata di Kabupaten Lombok Barat. Selain itu pemerintah juga meningkatkan pelayanan pengakutan sampah dari TPS ke TPA serta meningkatkan sarana dan prasarana pendukung persampahan.

Dalam kegiatan ini pula terdapat sesi diskusi antara peserta sosialisasi dengan narasumber. mmereka sangan mengapresiasi kegiatan ini untuk lebih peduli kepada sampah yang berada di sekitarnya. Mereka pun mengharapkan adanya penambahan kontainer di beberapa titik lokasi yang kerap kali dijadikan tempat pembuangan sementara oleh warga dengan pengangkutan sampah dari dinas terkait secara rutin.

Dari sosialisasi ini dapat disimpulkan beberapa poin yaitu mulai sejak sekarang atau sejak dini perlu mengubah perilaku kita utuk mengajakkan anak-anak membuang sampah pada tempatnya, berharap Pemerintah Desa dapat menginisiasikan awik-awik seperti gotong royong setiap hari Jumat, serta harapannya, peserta sosialisasi dapat mentransfer/membagi informasi yang diterima kepada keluarga/membagi informasi yang diterima kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat lain.

Sosialisasi ini tidak berhenti di 4 (empat) desa saja. Sosialisasi ini akan terus dilaksanakan oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barta untuk desa lainnya yang berada di Kabupaten Lombok Barat.