x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Rapat Bulan Agustus FLLAJ Kabupaten Lombok Barat

Gerung - Sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Lombok Barat melaksanakan rapat rutin FLLAJ untuk bulan Agustus pada hari Kamis, 29 Agustus 2019 bertempat di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Rapat yang dihadiri oleh anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat ini, beragendakan aduan/keluhan dari masyarakat selama satu bulan terakhir hingga pelaksanaan rapat.

Rapat ini dibuka pada pukul 09.30 WITA oleh Fathurrahman, SH selaku Sekretaris FLLAJ Kabupaten Lombok Barat. Beliau mengharapkan adanya masukan konstruktif dalam rangka menuntaskan aduan masyarakat.

Imam Arief selaku Tenaga Ahli IT FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa dalam satu bulan terakhir ini terdapat 12 (dua belas) aduan masyarakat baik melalui Facebook, Whatsapp, maupun SMS center yang dimiliki oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barat.

Pengaduan terkait dengan kerusakan jalan seperti rusaknya jalan ke arah Puskesmas Parampuan telah ditindaklanjuti oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barat dengan mengirimkan surat himbauan kepada dinas terkait. Sayangnya, dalam rapat ini perwakilan dari Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat berhalangan hadir sehingga klarifikasi terhadap tindak lanjut dari aduan tersebut tidak didapatkan.

Pengaduan selanjutnya yang berkaitan dengan pembatas jalan di jalan raya Lembar (depan Pura Batu Goleng) yang rusak akibat ditabrak oleh dam truk telah diteruskan ke FLLAJ Provinsi NTB dan BPTD XII wilayah NTB. BPTD menyampaikan akan diupayakan dilakukan perbaikan pada tahun depan.

Rita Susanti sebagai salah satu perwakilan mandor wanita berkaitan dengan pengaduan kerusakan pembatas jalan menyampaikan permintaan penertiban dari pihak kepolisian terhadap balap liar yang dilakukan oleh supir Dam Truck yang membawa muatan besar. Hal itu sangat membahayakan pengendara lainnya yang dalam waktu bersamaan melintasi jalan tersebut. Beliau pun menyampaikan Dam Truck yang kerap kali melakukan balapan yaitu PT. UBP (Perusahaan Beton). Beliau meminta agar adanya sanksi tegas yang diarahkan ke supir truck tersebut dan harapannya FLLAJ Kabupaten Lombok Barat dapat memfasilitasi kegiatan pembinaan ke supir Dam Truck lainnya.

Robijono selaku Pegamat Jalan menambahkan masukan agar FLLAJ Kabupaten Lombok bersurat kepada PT. UBP untuk memberikan surat teguran kepada direktur perusahaan tersebut agar dapat diteruskan kepada staff nya di jalan.

Fathurrahman menyampaikan bahwa masukan dari Ibu Rita dan Bapak Robi sangat baik. Kedepannya FLLAJ akan segera mengagendakan kegiatan untuk sosialisasi berkendara yang mengutamakan keselamatan berlalu lintas kepada supir dan pengusaha angkutan perusahaan tambang dan bongkar muat. Selanjutnya pula FLLAJ Kabupaten Lombok Barat akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Lombok Barat agar tetap dilakukan penertiban.

Pengaduan selanjutnya terkait dengan permintaan pengadaan cermin tikungan ditanggapi langsung oleh Shantia Sari Dewi selaku Kasubag Program Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Beliau menyampaikan sebelumnya bahwa telah diupayakan untuk pengadaan cermin tikungan melalui DAK Keselamatan Berlalu Lintas di Kementerian Perhubungan. Namun hal tersebut tidak dapat teranggarkan dikarenakan tidak menjadi piroritas utama. Sehingga, untuk pengadaan cermin tikungan akan diupayakan dianggarkan melalui APBD Kabupaten Lombok Barat.

Pengaduan tekait dengan permintaan pemeliharaan jembatan gantung di Desa Kebon Ayu ditanggapi oleh Robijono. Beliau menyampaikan bahwa perlu adanya desakan ke Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat untuk hal ini. Jembatan yang telah ada ini memiliki nilai sejarah yang tinggi sehingga perawatan sangat diperlukan.

Syaifullah selaku Kepala Bidan Tata Kota Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat menambahkan bahwa beliau telah siap untuk mempercantik jembatan gantung tersebut dengan lampu jalan. Namun, lampu tersebut akan dipasangan apabila pemeliharaan dari jembatan tersebut telah dilaksanakan.

Pengaduan terakhir berkaitan dengan permintaan penebangan pohon di Jalan Raya Lembar ditanggapi langsung oleh Syaifullah. Beliau menyampaikan bahwa pohon tersebut menunggu giliran untuk dilakukan penebangan. Beliau menyampaikan bahwa dari 314 buah pohon mati di Kabupaten Lombok Barat, telah dilakukan 114 buah penebangan pohon. Terdapat 4 lokasi prioritas untuk penebangan pohon yang sangat “urgent” untuk segera dilakukan penebangan yaitu di Meninting – Senggigi; Dasan Cermen – Lembar; Jalan Bypass BIL I; dan daerah Narmada. Penebangan akan segera dilakukan menunggu dari APBD Perubahan Kabupaten Lombok Barat.

Sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Lombok Barat melaksanakan rapat rutin FLLAJ untuk bulan Agustus pada hari Kamis, 29 Agustus 2019 bertempat di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Rapat yang dihadiri oleh anggota FLLAJ Kabupaten Lombok Barat ini, beragendakan aduan/keluhan dari masyarakat selama satu bulan terakhir hingga pelaksanaan rapat.

Rapat ini dibuka pada pukul 09.30 WITA oleh Fathurrahman, SH selaku Sekretaris FLLAJ Kabupaten Lombok Barat. Beliau mengharapkan adanya masukan konstruktif dalam rangka menuntaskan aduan masyarakat.

Imam Arief selaku Tenaga Ahli IT FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa dalam satu bulan terakhir ini terdapat 12 (dua belas) aduan masyarakat baik melalui Facebook, Whatsapp, maupun SMS center yang dimiliki oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barat.

Pengaduan terkait dengan kerusakan jalan seperti rusaknya jalan ke arah Puskesmas Parampuan telah ditindaklanjuti oleh FLLAJ Kabupaten Lombok Barat dengan mengirimkan surat himbauan kepada dinas terkait. Sayangnya, dalam rapat ini perwakilan dari Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat berhalangan hadir sehingga klarifikasi terhadap tindak lanjut dari aduan tersebut tidak didapatkan.

Pengaduan selanjutnya yang berkaitan dengan pembatas jalan di jalan raya Lembar (depan Pura Batu Goleng) yang rusak akibat ditabrak oleh dam truk telah diteruskan ke FLLAJ Provinsi NTB dan BPTD XII wilayah NTB. BPTD menyampaikan akan diupayakan dilakukan perbaikan pada tahun depan.

Rita Susanti sebagai salah satu perwakilan mandor wanita berkaitan dengan pengaduan kerusakan pembatas jalan menyampaikan permintaan penertiban dari pihak kepolisian terhadap balap liar yang dilakukan oleh supir Dam Truck yang membawa muatan besar. Hal itu sangat membahayakan pengendara lainnya yang dalam waktu bersamaan melintasi jalan tersebut. Beliau pun menyampaikan Dam Truck yang kerap kali melakukan balapan yaitu PT. UBP (Perusahaan Beton). Beliau meminta agar adanya sanksi tegas yang diarahkan ke supir truck tersebut dan harapannya FLLAJ Kabupaten Lombok Barat dapat memfasilitasi kegiatan pembinaan ke supir Dam Truck lainnya.

Robijono selaku Pegamat Jalan menambahkan masukan agar FLLAJ Kabupaten Lombok bersurat kepada PT. UBP untuk memberikan surat teguran kepada direktur perusahaan tersebut agar dapat diteruskan kepada staff nya di jalan.

Fathurrahman menyampaikan bahwa masukan dari Ibu Rita dan Bapak Robi sangat baik. Kedepannya FLLAJ akan segera mengagendakan kegiatan untuk sosialisasi berkendara yang mengutamakan keselamatan berlalu lintas kepada supir dan pengusaha angkutan perusahaan tambang dan bongkar muat. Selanjutnya pula FLLAJ Kabupaten Lombok Barat akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Lombok Barat agar tetap dilakukan penertiban.

Pengaduan selanjutnya terkait dengan permintaan pengadaan cermin tikungan ditanggapi langsung oleh Shantia Sari Dewi selaku Kasubag Program Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat. Beliau menyampaikan sebelumnya bahwa telah diupayakan untuk pengadaan cermin tikungan melalui DAK Keselamatan Berlalu Lintas di Kementerian Perhubungan. Namun hal tersebut tidak dapat teranggarkan dikarenakan tidak menjadi piroritas utama. Sehingga, untuk pengadaan cermin tikungan akan diupayakan dianggarkan melalui APBD Kabupaten Lombok Barat.

Pengaduan tekait dengan permintaan pemeliharaan jembatan gantung di Desa Kebon Ayu ditanggapi oleh Robijono. Beliau menyampaikan bahwa perlu adanya desakan ke Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat untuk hal ini. Jembatan yang telah ada ini memiliki nilai sejarah yang tinggi sehingga perawatan sangat diperlukan.

Syaifullah selaku Kepala Bidan Tata Kota Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Lombok Barat menambahkan bahwa beliau telah siap untuk mempercantik jembatan gantung tersebut dengan lampu jalan. Namun, lampu tersebut akan dipasangan apabila pemeliharaan dari jembatan tersebut telah dilaksanakan.

Pengaduan terakhir berkaitan dengan permintaan penebangan pohon di Jalan Raya Lembar ditanggapi langsung oleh Syaifullah. Beliau menyampaikan bahwa pohon tersebut menunggu giliran untuk dilakukan penebangan. Beliau menyampaikan bahwa dari 314 buah pohon mati di Kabupaten Lombok Barat, telah dilakukan 114 buah penebangan pohon. Terdapat 4 lokasi prioritas untuk penebangan pohon yang sangat “urgent” untuk segera dilakukan penebangan yaitu di Meninting – Senggigi; Dasan Cermen – Lembar; Jalan Bypass BIL I; dan daerah Narmada. Penebangan akan segera dilakukan menunggu dari APBD Perubahan Kabupaten Lombok Barat.