x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Rapat Bulan September FLLAJ Kabupaten Lombok Barat 2019

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat kembali menyelenggarakan rapat bulanan pada hari Senin, 30 September 2019 pukul 09.00 WITA bertempat di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat.

Imam Arief Putrajaya selaku Staff Teknis IT FLLAJ Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa dalam bulan September 2019 terdapat 7 buah pengaduan. Dari keseluruhan aduan tersebut, didominasi dengan pengaduan terkait dengan kebocoran pipa PDAM yang berada di badan jalan sehingga menyebabkan kerusakan jalan di beberapa ruas.

L. Sahabudin selaku DTL PIUC PRIM menyampaikan bahwa dari keseluruhan pengaduan yang didominasi oleh pengaduan terkait dengan PDAM merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan. Terlebih lagi pada pekerjaan jalan ruas Dasan Tereng – Sembung yang merupakan paket pekerjaan jalan PRIM tahun ini (2019). Perlu adanya kesadaran penyedia utilitas untuk menanam pipa maupun utilitas lainnya di bawah 1,5 meter sesuai dengan peraturan yang berlaku. Perlu pemikiran yang lebih mendalam lagi bagaimana hal ini tidak terjadi kembali dengan tetap memperhatikan layanan masyarakat untuk penyaluran air.

Robijono menyampaikan bahwa terkait dengan PDAM, Bina Marga perlu menyebarkan standar penampang jalan untuk diberikan kepada PDAM, Telkom, ataupun PLN. Sehingga apabila akan dilakukan pemasangan utilitas tersebut akan memperhatikan standar yang dipersayaratkan tersebut. Standar tersebut pada dasarnya telah ada namun perlu adanya penyebaran dan sosialisasi kembali agar hal tersebut benar-benar diperhatikan.

Shantia Sari Dewi menyampaikan bahwa terkait dengan permasalahan pipa PDAM ini akan menjadi fokus FLLAJ Kabupaten Lombok Barat untuk langkah cepat dalam penanganan kebocoran pipa PDAM. Beliau menyampaikan bahwa sebelumnya FLLAJ telah mendatangi langsung Kabag Distribusi PDAM untuk segera melakukan penyelesaian kebocoran pipa tersebut. Harapannya, FLLAJ nantinya dapat mendorong Peraturan Bupati terkait dengan utilitas di Kabupaten Lombok Barat sehingga nantinya FLLAJ akan turut serta dalam pengawasan pemasangan utilitas yang berada di Kabupaten Lombok Barat. Sehingga, kebocoran pipa yang menyebabkan kerusakan jalan tersebut dapat terminimalisir.

Selain pembahasan terkait utilitas PDAM di beberapa lokasi, Ketut Supriatna selaku perwakilan dari Polres Lombok Barat menyampaikan bahwa perlu adanya penambahan rambu peringatan roda dua untuk menggunakan jalur lambat pada ruas jalan By Pass BIL II. Disamping itu pula beliau menyampaikan masukan agar menambahkan rambu penanda bundaran Giri Menang Square dikarenakan sering terjadinya kecelakaan lalu lintas pada lokasi tersebut.

Pak Sunar selaku Kasi Perencanaan Teknis Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa aturan standar penampang jalan pada dasarnya pihak utilitas sudah mengetahuinya. Namun, dalam pelaksanaannya tidak diterapkan karena dari pihak PU sendiri tidak dilibatkan dalam pengawasan pengerjaannya. Dalam pemeliharaan jalan ini sangat penting keterlibatan masyarakat untuk turut serta dalam melakukan pemeliharaan. Karena apa yang terjadi saat ini yaitu kurangnya rasa kepemilikan yang dimiliki oleh masyarakat terhadap jalan yang berada di depan lahan mereka sendiri.