x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

FLLAJ Menghadiri Rapat Bulan April FLLAJ Provinsi NTB

Mataram - Rapat bulan April Forum LLAJ Provinsi Nusa Tenggara Barat dilaksanakan pada hari Jumat, 28 April 2017 pukul 14.00 – 17.00 WITA di Ruang Rapat Rowot Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Rapat di bukan oleh Kadishub Provinsi Nusa Tenggara Barat pada pukl 14.41 WITA. Beliau menyampaikan terkait agenda pada rapat bulan April tahun 2017. Adapun agenda rapat bulan April FLLAJ NTB antara lain:

1.

Usulan dan masukan masyarakat terkait jalan dan lalu lintas pada bulan April dan hingga tanggal penyelenggaraan rapat bulanan.

2.

Laporan terkait hasil Rekayasa Lalu Lintas Simpang Rembige (Jl. Adi Sucipto – Jl. Jendral Sudirman, Jl. Dr. Sutomo – Jl. Dr. Wahidin)

3.

Tindak lanjut pengaduan masyarakat terkait Simpang Narmada (Jl. Raya Mataram Sikur/ Jl. Ahmad Yani, Jl. Suranadi)

4.

Penyampaian Dokumen PMM Amandemen 4 Program Hibah PRIM

Fera Salsabila, ST., MT selaku Staff Ahli FLLAH NTB membacakan usulan dan masyarakat yang telah berhasil dihimpun selama bulan April hingga tanggal penyelenggaraan rapat.

Kadishub NTB menyampaikan bahwa banyak aduan dari masyarakat yang dilakukan berulang-ulang seperti masalah yang terjadi akibat kerusakan jalan di Narmada, Sesaot, Lingsar, dan Suranadi.

I Wayan Suteja, ST.,MT selaku Ketua Pokja FLLAJ NTB menyampaikan terkait hasl rekayasa lalu lintas simpang Rembige-Dakota. Beliau memparakan secara detail dan jelas dan menyampaikan dua skenario beserta kekurangan dan kelebihannya untuk menjadi pertimbangan dalam pemilihan di kemudian hari.

Dalam menemukan kesepakatan terkait hasil rekayasa lalu lintas simpang Rembige - Dakota terjadi perdebatan antar intansi dan pemikiran para peserta rapat terhadap 2 skenario yang telah diberikan dimana notabene memliki plus dan minus masing-masing.

I Wayan Suteja ST.,MT serta dinas terkait menampung segala masukan dan saran dari peserta rapat terkait dengan pemilihan skenario untuk ruas simpang Rembige - Dakota untuk selanjutnya lebih dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.