x

Apa yang bisa kami perbaiki dari website ini?

Berita

Home / Berita

Pelatihan KRMS

Gerung - Pelatihan KRMS dilaksanakan pada hari Senin tanggal 29 Mei 2017 pukul 11.00 Wita – selesai bertempat di ruang rapat vibro bidang bina marga Dinas PUPR Kabupetan Lombok Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lombok Barat, Kepala Bidang Bina Marga Kabupaten Lombok Barat, Kasi Perencanaan Teknis dan Pengendalian Bidang Bina Marga Dinas PUPR Lobar, perwakilan Bappeda Kabupaten Lombok Barat, Kasubbag Program Dishub Kabupaten Lombok Barat, Tim PIUC, FLLAJ Lobar, Ketua Pokja FLLAJ Lobar, serta kontraktor dan konsultan supervisi yang akan melaksanakan paket pekerjaan PRIM untuk wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Pelatihan ini dibuka pada pukul 11.20 Wita oleh Ir. I Made Arthadana, MM selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lombok Barat. Dalam sambutannya beliau mengharapkan agar Tim PIUC dapat memberikan arahan serta bimbingan baik kepada Dinas PUPR Kabupaten Lombok Barat maupun kontraktor ataupun konsultan supervisi agar besinergi guna mencapai keberhasilan untuk paket pekerjaan PRIM. Beliau sangat menekankan permohonan tersebut karena Kabupaten Lombok Barat merupakan pilot project untuk program PRIM di wilayah kabupaten. Pada akhir sambutannya, beliau menyampaikan terimakasih kepada FLLAJ dan kontraktor serta konsultan supervisi yang telah meluangkan waktunya untuk hadir pada pelatihan KRSM sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Ni Luh Putri Utami, ST.,MT.,MSc selaku Kasi Perencanaan Teknis Bidang Binamarga Kabupaten Lombok Barat memperkenalkan sistem KRMS (Kabupaten Road Improvement and Maintenance), rincian penggunaan dana Paket PRIM tahun 2017 serta manfaatnya secara garis besar kepada seluruh peserta pelatihan yang hadir. Beliau menyampaikan gambaran umum Program PRIM-IndII serta lingkup kegiatannya. Beliau juga menyampaikan pola kerja PRIM yakni fokus pada pemeliharaan rutin dan BMW, Penggunaan dana insentif diarahkan untuk meningkatkan tata kelola jalan yang berkelanjutan, Prosedur berdasarkan aturan yang berlaku di Indonesia, Menggunakan konsultan dan kontraktor lokal, Perkuatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) untuk membantu institusi pengelola jalan bertanggung jawab atas kinerjanya, serta Dukungan kuat terhadap upaya anti-korupsi. Dalam paparannya, beliau juga menyampaikan tahapan-tahapan dalam KRMS yang harus dipenuhi sebelum melakukan pekerjaan pemeliharaan jalan, antara lain; pengumpulan data (pelaksanaan survey ineventaris dan kondisi jalan, LHR), KRMS (perencanaan, pemrograman, penganggaran), dan pelaksanaan pekerjaan secara detail.

Davey Kusmayadi selaku Tim PIUC memberikan pelatihan terkait dengan aplikasi KRMS tersebut. Beliau menjelaskan secara detail cara penggunaan aplikasi KRMS tersebut dari proses survey awal hingga akhir. Dalam KRMS terdapat beberapa menu yang harus diisikan terlebih dahulu antara lain:

1. Administrasi

2. Pengaturan jaringan

3. Jalan

4. Struktur

5. Lalu lintas

6. Harga satuan

7. Analisis dan pemrograman

8. Proyek jalan

9. Laporan

10. Peta

Untuk setiap menu tersebut, beliau menjelaskan secara detail sehingga seluruh peserta pelatihan benar-benar memahami akan penggunaan aplikasi tersebut. Untuk hasilnya, akan disajikan prioritas ruas jalan yang dapat dikatakan rusak berat pada urutan pertama dalam bentuk excell dan tertuang dalam peta wilayah kabupaten Lombok Barat. Dalam peta tersebut pula disajikan untuk ruas jalan lain yang akan ditandai dengan warna merah (rusak berat), kuning (sedang), dan hijau (baik).

Dalam pelatihan tersebut disampiakn bahwa akan dilakukan taken kontrak oleh kontraktor dan konsultan yang akan melakukan pekerjaan PRIM pada tanggal 2 Juni 2017. Sedangka, untuk pelaksanaa konsultasi publik paket P1 dan P2 dijadwalkan pada hari Senin, 5 Juni 2017 mendatang.