ISI BERITA

Rapat Tahunan FLLAJ Kabupaten Lombok Barat

Pada tahun 2022, Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Lombok Barat menerima sebanyak 81 aduan masyarakat. Dari jumlah tersebut, 41 aduan sudah ditindaklanjuti dan tuntas secara fisik, sedangkan 40 aduan lagi sedang dalam proses. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua FLLAJ Lombok Barat yang juga Kepala Dinas Perhubungan Lombok Barat, Drs. H. Moh. Najib, MM., dalam laporannya pada kegiatan Rapat Tahunan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Kabupaten Lombok Barat (FLLAJ Kab. lobar) di Aruna Hotel Senggigi, Lombok Barat, Selasa, 27 Desember 2022. Adapun jenis pengaduan masyarakat yang paling banyak adalah soal Penerangan Jalan Umum (PJU) yakni sebanyak 51 aduan, disusul kerusakan jalan 17 aduan, kemudian terkait keselamatan jalan 7 adun, lalu lintas 5 aduan, dan gangguan alam 1 aduan. "Aduan terbanyak yang kami terima soal Penerangan Jalan Umum dan ini akan prioritas kita tuntaskan pada tahun 2023 mendatang," paparnya. Pada kesempatan itu, Najib juga memaparkan berbagai kegiatan dan capaian yang telah dilaksanakan dalam kurun tahun 2022. "Pada tahun 2022 FLLAJ Lombok Barat melakukan kegiatan rapat bulanan, kegiatan CoST, pelatihan gender assesment toolkit, FGD gender equality, dan lainnya," ujarnya. Sementara Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid yang membuka kegiatan Rapat Tahunan FLLAJ Lombok Barat, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan rapat yang digelar FLLAJ Lobar ini menjadi wadah evaluasi sekaligus untuk merumuskan agenda kedepannya. Diharapkan menjadi wadah evaluasi sekaligus untuk melakukan agenda kedepannya capaian apa saja yang belum terpenuhi sehingga apa yang menjadi tujuan dari terbentuknya forum ini dapat terlaksana dalam rangka menuntaskan target pembangunan di Lombok Barat. Ia juga memaparkan kondisi sejumlah ruas jalan kabupaten lombok barat yang kemantapannya mengalami penurunan. "Kondisi jalan kita dibeberapa lokasi mengalami penurunan. Di tahun 2022 ini kondisi fiskal daerah kita tidak memungkinkan untuk dilakukan perbaikan. Tahun depan (2023) kondisi daerah juga masih belum stabil, tapi kita akan siasati bagaimana caranya agar bisa diperbaiki," ungkapnya. Rapat Tahunan FLLAJ Lombok Barat itu dihadiri oleh seluruh anggota forum, baik dari unsur pemerintah maupun non pemerintah.
>